Widyaningtyas Virgo Kartika
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

AKRAB KETERLIBATAN MEDIA MASSA ONLINE (NEW MEDIA) DALAM PEMBERITAAN KONFLIK SOSIAL Widyaningtyas Virgo Kartika
Jurnal Ilmu Komunikasi AKRAB Vol. 2 No. 1 (2017): APRIL
Publisher : AKADEMI KOMUNIKASI RADYA BINATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTMass media involvemet in reporting a social conflict event is an inevatibility. It is due to the fact the conflict is a news value, despite of that other news value elemets are proximity, actuality, factuality, human interest and popularity. Presenting news related to a conflict event by related mass media, it brings logical consequence per se towards the position or alignment of the mass media institution against the ongoing domain of the conflict. This article is the study result of the writer applying literature study method in analyzing the involvement of online mass media in reporting social conflict event. The writer writes that there are several interesting points occured when online mass media reporting a social conflict. First, online mass media tends to prioritize actuality in delivering information to public despite of news accuracy (factuality). Second, actuality in delivering news to public will cause reporting news bias. Third, online mass media tends to perform alignment by becoming story teller of a social confliect and plays its role as conflict intensifier and conflict diminisher.Keywords: Online Mass Media, Social Conflict, Mass Media Alignment, Reporting
TEKNIK PENULISAN NASKAH DENGAN MENGOPTIMALKAN STRUKTUR KRONOLOGIS PADA FEATURE “LENTERA KEHIDUPAN” Luluk Prastyani; Widyaningtyas Virgo Kartika; Imam Subechi
Jurnal Ilmu Komunikasi AKRAB Vol. 6 No. 2 (2022): APRIL
Publisher : AKADEMI KOMUNIKASI RADYA BINATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Feature merupakan suatu produk jurnalistik yang tetap mengutamakanfaktualitas, bukan aktualitas. Selain itu, kelebihan dari berita feature inimemiliki tujuan untuk menegaskan pada sisi human interest. Berangkat darikonsep tersebut, penulis membuat kajian terkait teknik penulisan naskahproduksi siaran telvesi dalam bentuk feature (berita kisah) tentang pondokpesantren yang berdiri di kampung Perbalan yang dikenal sebagai daerahrawan kriminalitas yang ada di daerah Kota Semarang. Pesantren inibernama Pondok Pesantren Istighfar Tombo Ati. Pondok Pesantren inimemiliki keunikan tersendiri dan berbeda dengan pondok pesantren padaumumnya, hal dikarenakan para santrinya mayoritas merupakan mantanpreman dari berbagai . Karya Penulisan yang digunakan dalam dalamproduksi feature ini menggunakan struktur kronologis dimulai daripendahuluan, isi, dan penutup. Penulisan naskah dengan struktur kronologisperistiwa dituturkan berurutan dari awal hingga akhir. Feature ”LenteraKehidupan” ini memiliki pesan tentang kehidupan yang dapat menginpirasikhalayak.
PENULISAN NASKAH DENGAN TEKNIK NARATIF DALAM PRODUKSI FEATURE “EXPLORING THE DELIGHT OF DAWET SAMBAL” Halla Sayyidah Muflichah; Widyaningtyas Virgo Kartika; Fathiya Amalina
Jurnal Ilmu Komunikasi AKRAB Vol. 8 No. 2 (2024): APRIL
Publisher : AKADEMI KOMUNIKASI RADYA BINATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dawet sambal contoh dari warisan budaya tak benda yang sudah ditetapkan sejak tahun 2019 oleh Direktorat Warisan dan Diplomasi Budaya Indonesia. Penulis bersama dengan tim Praktikum Terpadu memproduksi karya feature dengan judul “The Delight of Dawet Sambal” yang diharapkan bisa menjadi referensi kuliner bagi wisatawan yang akan berkunjung ke Yogyakarta. Karya feature merupakan reportase yang dikemas secara mendalam dan luas dengan sentuhan human interest agar memiliki sisi dramatika. Karya feature “The Delight of Dawet Sambal” merupakan jenis feature kuliner, karena mengajak penonton untuk bisa mengetahui lebih dalam kuliner Dawet Sambal. Penulis naskah di dalam karya feature ini menggunakan teknik naratif agar informasi yang dimuat di dalam materi yang dibawakan oleh presenter lebih lengkap dan rinci. Teknik naratif juga memudahkan penulis naskah untuk mengecek materi yang belum termasuk ke dalam naskah. Teknik ini juga memudahkan penonton mengingat materi yang disampaikan oleh pembawa acara karena dijabarkan dengan detail serta menggunakan ekspresi serta ajakan agar penonton dapat merasakan apa yang presenter rasakan.