Dinas Pendidikan Kabupaten Pesisir Selatan merupakan instansi pemerintah yang bertanggung jawab dalam penyelenggaraan, pembinaan, dan pengawasan pendidikan pada jenjang Taman Kanak-Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA). Selain melaksanakan tugas di bidang pendidikan, Dinas Pendidikan juga memiliki tanggung jawab dalam mengelola barang inventaris yang dimiliki oleh instansi maupun satuan pendidikan di bawah naungannya. Barang inventaris merupakan seluruh aset milik pemerintah daerah yang memiliki masa manfaat lebih dari satu tahun dan digunakan untuk mendukung kegiatan operasional, seperti peralatan elektronik, furnitur, bangunan, tanah, serta kendaraan dinas. Oleh karena itu, pengelolaan inventaris yang baik sangat diperlukan agar keberadaan, kondisi, dan pemanfaatan aset dapat dipantau secara efektif. Proses pengelolaan data inventaris pada Dinas Pendidikan Kabupaten Pesisir Selatan masih dilakukan secara manual dengan memanfaatkan aplikasi Microsoft Word dan Microsoft Excel sebagai media pencatatan dan penyusunan laporan. Sistem tersebut belum mampu mengintegrasikan seluruh data inventaris sehingga sering menimbulkan berbagai permasalahan, seperti ketidaksesuaian antara data inventaris dengan kondisi barang yang sebenarnya, kesulitan dalam memperoleh informasi inventaris dari sekolah maupun instansi di bawah Dinas Pendidikan, lambatnya proses pencarian data, serta tingginya risiko kesalahan pencatatan (human error). Kondisi ini menyebabkan proses pelaporan dan pengawasan aset menjadi kurang efektif dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun Sistem Informasi Pengendalian Barang Inventaris yang mampu mengelola data inventaris secara terkomputerisasi, terintegrasi, dan mudah diakses. Sistem yang dikembangkan diharapkan dapat membantu petugas dalam melakukan pencatatan, pengelompokan, pencarian, pembaruan data, serta penyusunan laporan inventaris secara cepat, tepat, dan akurat. Selain itu, sistem juga menyediakan informasi mengenai kondisi, lokasi, dan status barang inventaris sehingga memudahkan proses monitoring dan pengambilan keputusan oleh pihak manajemen. Dengan diterapkannya Sistem Informasi Pengendalian Barang Inventaris pada Dinas Pendidikan Kabupaten Pesisir Selatan, diharapkan pengelolaan aset menjadi lebih efektif, efisien, transparan, dan akuntabel. Sistem ini juga mampu meningkatkan kualitas pelayanan administrasi, mempercepat penyajian informasi inventaris, mengurangi terjadinya kehilangan atau ketidaksesuaian data, serta mendukung terciptanya tata kelola barang milik daerah yang lebih baik sesuai dengan kebutuhan organisasi.