Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS IMPLEMENTASI GERAKAN LITERASI SEKOLAH (GLS) DALAM PROGRAM KAMPUS MENGAJAR ANGKATAN 5 Amanda Putri Delia Wulandari; Erna Zumrotun; Aan Widiyono
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 8 No. 1: Desember 2023
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v8i1.51720

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana program kampus mengajar dilaksanakan dalam Gerakan Literasi Sekolah (GLS), manfaat dan tantangan yang dihadapi, dan bagaimana program kampus mengajar berdampak pada peningkatan literasi dan minat baca siswa di SDN 3 Bakalan. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Untuk mengumpulkan data, penelitian ini menggunakan observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Kemampuan literasi siswa meningkat, menurut hasil penelitian ini. Hasil Pre-AKM Literasi 51% dan Post-AKM Literasi 55% di portal MBKM menunjukkan peningkatan minat baca siswa 2,9 persen.
Development of interactive solar system diorama media to improve fifth-grade students’ critical thinking skills in elementary islamic school Heri Irawan; Aan Widiyono
Lentera Negeri Vol. 7 No. 1 (2026): Lentera Negeri
Publisher : Indonesian Institute For Counseling, Education and Therapy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/991840

Abstract

This study focuses on the lack of critical thinking skills and the low interest of students in class VA at Elementary Islamic School Darun Najah Srobyong, where the learning methods used still rely on static images. The purpose of this study is to design solar system diorama learning media that meet the standards of validity, practicality, and effectiveness in improving students' critical thinking abilities in Elementary Islamic School. The methodology applied in this study is Research and Development (R&D), which follows the ADDIE model, namely Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. Data were collected through interviews, observations, and pretest and posttest measurement instruments. The results show that this medium has a high level of validity, with scores reaching 87% from media experts and 90% from material experts. Statistical analysis conducted using a paired-sample T-test showed a significance value of 0,000, indicating a significant difference in students' critical thinking abilities before and after using the media. In addition, The N-Gain score analysis shows an average value of 0.3326 (33.26%), which categorizes the effectiveness of the media in the "moderate" group approaching low but relevant for use in learning. Therefore, it is concluded that the interactive solar system diorama is an appropriate and efficient tool for improving critical thinking abilities in Natural and Social Sciences (IPAS) learning at the elementary school level.
Pengembangan E-Modul Interaktif pada Materi Bentuk dan Fungsi Tumbuhan dalam Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Sofia Azizatun Ayu Nirmala Sofia; Aan Widiyono; Muh. Muhaimin
Lambda: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA dan Aplikasinya Vol. 5 No. 2 (2025): Lambda : Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA dan Aplikasinya
Publisher : Lembaga Bale Literasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/lambda.v5i2.1363

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan media pembelajaran khususnya e-modul interaktif yang bermanfaat untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan pendekatan ADDIE. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket dan tes. Alat penelitian yang digunakan meliputi angket respon siswa, angket validasi media dan materi, serta soal pretest dan posttest sebanyak 20 soal. Teknik analisis data menggunakan IBM SPSS 25 yang digunakan untuk melakukan uji t. Efektivitas media pembelajaran e-modul interaktif dengan hasil uji T menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 dan nilai ? sebesar 0,05. Dengan kriteria pengambilan keputusan pengujian hipotesis uji-t sehingga HO ditolak dan Ha diterima. Nilai t hitung pada hasil belajar sebesar 11,560 dan nilai t tabel sebesar 2,201 sehingga t hitung > t tabel atau 11,560 > 2,201. Dengan demikian, penggunaan e-modul interaktif memberikan kontribusi dalam meningkatkan kemampuan siswa dalam mengamati teman sebaya secara kritis. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penggunaan media yang kurang variatif dan kurang menarik sehingga mengakibatkan hasil belajar kurang optimal. Kurangnya pengembangan media secara terbuka menjadi faktor yang menyebabkan kurangnya media pembelajaran yang dapat melengkapi kebutuhan siswa selain paket buku atau LKS, yaitu media pembelajaran yang mudah diakses oleh siswa dan memiliki kelengkapan materi yang dibutuhkan.