Hanang Samodra
Pusat Survei Geologi

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Batupasir Kuarsa Wediwutah: Asal Kuarsa dan Informasi Keragaman Geologi Formasi Wonosari, Kabupaten Gunung Kidul Hanang Samodra
Jurnal Geologi dan Sumberdaya Mineral Vol. 17 No. 2 (2016): Jurnal Geologi dan Sumberdaya Mineral
Publisher : Pusat Survei Geologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33332/jgsm.geologi.v17i2.20

Abstract

Secara stratigrafi, meskipun dengan perubahan tegak yang berangsur, lapisan batupasir kuarsa yang berkembang pada runtunan paling bawah Formasi Wonosari dapat dipisahkan dengan lapisan batugamping yang menutupinya. Sejarah sedimentasi selama Miosen Tengah ini, meskipun hanya setempat, akan memperkaya informasi keragaman geologi (geodiversity) daerah Gunung Sewu bagian barat dari aspek litologi.  Berdasarkan metoda jejak belah yang menggunakan zirkon sebagai mineral penentu umur mutlak batuan, batupasir kuarsa di Wediwutah dan Gombang masing-masing berumur 12,6 ± 1,2 juta tahun dan 24,3 ± 2,9 juta tahun. Terkait dengan identifikasi batuan sumber (provenance) dari kuarsa tersebut, pendugaan awal yang sifatnya masih hipotesis mengarah pada dua sumber yang berbeda, yaitu dari tuf Formasi Oyo dan tuf Formasi Semilir.
Analisis Batuan Gunungapi di Daerah Banyuwangi dan Sekitarnya, Provinsi Jawa Timur Berdasarkan Aspek Geokimia Arif Prabowo; Sam Permanadewi; Hanang Samodra
Jurnal Geologi dan Sumberdaya Mineral Vol. 22 No. 4 (2021): JURNAL GEOLOGI DAN SUMBERDAYA MINERAL
Publisher : Pusat Survei Geologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33332/jgsm.geologi.v22i4.658

Abstract

Batuan gunungapi (lava) di daerah Banyuwangi dan sekitarnya merupakan litologi penyusun Formasi Batuampar dan Merubetiri yang berumur Oligo-Miosen, serta terdapat pada batuan gunungapi Kuarter. Sebaran batuan gunungapi tua mendominasi daerah pantai selatan, sedangkan yang lebih muda (Kuarter) terdapat di bagian utara daerah penelitian. Hasil analisis geokimia 8 (delapan) sampel batuan gunungapi umumnya berjenis basal yang berasal dari seri magma toleit, bersifat metaluminous dan berasal dari kedalaman antara 52,26-169,41 km. Data dan informasi ilmiah analisis geokimia dapat digunakan untuk penelitian, pendidikan dan kegiatan geowisata berdasarkan pemahaman geologi yang lengkap.Katakunci: Banyuwangi, batuan gunungapi, geokimia, lavaKata kunci : Banyuwangi, Batuan Gunungapi, Lava, GeokimiaÂ