Riecca Oktavitania
Pusat Survei Geologi

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Evaluasi Potensi Gas Serpih pada Batuan Mesozoikum, Formasi Kuantan, West Sumatra Block dengan Menggunakan Metode Restorasi Yulia Febri Yeni; Riecca Oktavitania; Ollybinar Rizkika
Jurnal Geologi dan Sumberdaya Mineral Vol. 21 No. 4 (2020): JURNAL GEOLOGI DAN SUMBERDAYA MINERAL
Publisher : Pusat Survei Geologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33332/jgsm.geologi.v21i4.537

Abstract

Formasi Kuantan merupakan batuan berumur Permo-Karbon yang merupakan bagian dari Blok Sumatra Barat dan pada daerah penelitian dapat dikelompokkan ke dalam tiga satuan, yaitu Satuan Metamorf, Satuan Serpih dan Satuan Batugamping. Serpih Formasi Kuantan diendapkan pada lingkungan pantai yang berasosiasi dengan lingkungan laut.Total Organic Content (TOC) serpih Formasi Kuantan yang didapatkan dari lima sampel serpih yaitu 0,09% swt – 0,7% wt dengan Hidrogen Index (HI) 0-15 mg/g. Berdasarkan hasil analisis geokimia yang dilakukan, serpih Formasi Kuantan jika dilihat dari nilai Hidrogen Indek (HI) yang < 50 mg/gC didapat kerogen tipe IV dan dari hasil cross plot antara nilai HI dan OI pada diagram van Kravelen, juga memperlihatkan bahwa serpih ini memiliki kerogen tipe IV. Akan tetapi berdasarkan perbandingan persentase vitrinit dengan inertinit, serpih pada daerah penelitian memiliki persentase vitrinit yang lebih besar dibanding inertinit yaitu 6-16 %, sedangkan inertinit berkisar dari 1.6-3,2 %, sehingga diperkirakan batuan ini bukan berasal dari tipe IV. Nilai TAI serpih di daerah penelitian adalah 2 sampai dengan 2+/3- dengan interval kematangan dari early mature sampai late mature atau sebanding dengan nilai Ro 0.6% – 0.9% dan dengan Tmax 435-450.Katakunci: Formasi Kuantan, Permo-Karbon, Blok Sumatra Barat, TOC.
Geokimia Organik dan Kandungan Minyak pada Serpih Silat di Daerah Nanga Silat, Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat Robet Lumban Tobing; Moh Heri Hermiyanto Z; Riecca Oktavitania; Ollybinar Rizkika
Jurnal Geologi dan Sumberdaya Mineral Vol. 22 No. 2 (2021): JURNAL GEOLOGI DAN SUMBERDAYA MINERAL
Publisher : Pusat Survei Geologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33332/jgsm.geologi.v22i2.592

Abstract

Abstrak-Serpih minyak merupakan salah satu sumber energi alternatif pengganti minyak bumi konvensional. Serpih minyak tersebar di Indonesia di banyak tempat, salah satunya Formasi Serpih Silat, berumur Eosen Atas. Penelitian geokimia organik dan kandungan minyak yang dilakukan pada Serpih Silat di daerah Nanga Silat, Kapuas Hulu bertujuan untuk mengetahui kelimpahan, tipe, kematangan termal, kuantitas minyak, asal mula dan lingkungan pengendapan material organik yang terkandung di dalam conto batuan. Metode yang dipakai adalah menganalisis, mengkompilasi, dan mengestimasi data hasil ujis TOC (total organic carbon), retort, pirolisis, ekstraksi dan GC (gas chromatography). Plot silang antara TOC terhadap PY, HI terhadap OI, dan Tmaks terhadap HI dan hasil uji retort memperlihatkan bahwa material organik memiliki potensi yang baik hingga sangat baik untuk menghasilkan hidrokarbon, merupakan kerogen tipe II (oil prone) dan tipe III (gas prone), berada pada tahap awal matang, dan jumlah rata-rata kandungan minyak yang dihasilkan sebesar 4,55 liter/ton batuan. Dari hasil analisis kromatografi diperoleh bentuk konfigurasi alkana normal dua puncak (bimodal), yaitu C17 dan C27, C17 dan C28, serta C17 dan C23, serta plot silang antara pristana/nC17 dan fitana/nC18 mengindikasikan adanya kontribusi material organik asal tumbuhan tinggi/darat dan alga lakustrin/laut pada kondisi oksidasi dan reduksi.Katakunci: kematangan, material organik, serpih minyak.