Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

BENCANA INTOLERANSI ANTARUMAT BERAGAMA DALAM RUANG PUBLIK INDONESIA Yohanes Daga
Aggiornamento Vol. 2 No. 01 (2021)
Publisher : Aggiornamento

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The author focused on the subject of inter-religious tolerance in Indonesia. This theme was proposed as a criticism of unequal practices in the name of a particular religion. Religious pluralism in Indonesia describes the Indonesian nation as a diverse nation. Essentially, all religions teach truth, peace, and create unity. Its realization is very important for the realization of interfaith tolerance. However, due to the emergence of various problems that threaten the integrity of the country, unity and tolerance are gradually disappearing. Religious pluralism is no longer seen as a treasure that must be preserved, but an enemy that must be destroyed. With signs of the country’s disintegration, this issue has become more and more complex. To explore this topic, the author uses a critical reading method. The author collected information from various books, periodicals, the Internet, and newspapers. Indonesia's discourse on inter-religious conflicts has never been completely resolved. The concept of tolerance is still difficult to realize. The author believes that tolerance is a relationship. To establish unity, there is a cooperative relationship among them.
RELASIONALITAS MASYARAKAT ENDE LIO TERHADAP ALAM Aloysius Rahmat Taso; Yohanes Daga
JURNAL EKONOMI, SOSIAL & HUMANIORA Vol 7 No 03 (2025): INTELEKTIVA : JURNAL EKONOMI, SOSIAL DAN HUMANIORA - EDISI SEPTEMBER - DESEMBER
Publisher : KULTURA DIGITAL MEDIA ( Research and Academic Publication Consulting )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini mengkaji relasionalitas masyarakat Ende Lio terhadap alam dengan menggunakan perspektif teori simbol yang dikembangkan oleh Ernst Cassirer. Penelitian ini dipilih untuk menyoroti pentingnya hubungan manusia dengan alam, serta relevansinya dalam memahami dinamika kebudayaan yang semakin mendalam di tengah tantangan lingkungan global. Alam, sebagai unsur esensial dalam kehidupan manusia, memegang peranan penting dalam keberlanjutan ekosistem. Dalam pandangan Cassirer, manusia sebagai animal symbolicum tidak hanya berinteraksi secara fisik dengan alam, tetapi juga memberi makna simbolik melalui tindakan dan tradisi yang mereka jalani. Penelitian ini bertujuan untuk menggali hubungan substansial antara manusia dan alam dalam kebudayaan masyarakat Ende Lio, yang terwujud dalam simbol-simbol budaya mereka. Dengan pendekatan kualitatif, penelitian ini menganalisis berbagai literatur relevan, untuk memahami bagaimana masyarakat Ende Lio memaknai alam melalui simbol-simbol budaya mereka. Temuan penelitian menunjukkan bahwa teori simbol Cassirer mampu menjelaskan bagaimana masyarakat Ende Lio menjaga keseimbangan dengan alam, di mana simbol-simbol tersebut lebih dari sekadar tanda; simbol-simbol ini mengandung makna mendalam yang mendorong mereka untuk menghargai dan melestarikan alam sebagai bagian integral dari eksistensi manusia.