Permasalahan utama dalam usaha kambing perah saat ini adalah pasokan nutritent yang rendah terutama kandungan mineral, jarang sekali peternak memperhatikan kandungan mineral dalam ransum, padahal kambing perah sangat memerlukan mineral yang cukup agar produksi susunya dapat optimal. Ketersediaan mineral dalam ransum tergantung dari bentuk mineralnya. Mineral dalam bentuk organik lebih baik penyerapan dalam tubuh daripada anorganik Metode pengabdian ini terdiri dari penyuluhan, demonstrasi pembuatan mineral organik, dan demplot pemberian ransum pada ternak. Kegiatan ini dilaksanakan di Kelompok Ternak Mandiri Jaya yang berlokasi di Metro Timur. Manfaat yang akan didapat dalam kegiatan pengabdian sebagai berikut meningkatkan pengetahuan peternak tentang pemilihan jenis dan kandungan nutrisi pakan untuk kambing perah, meningkatkan pengetahuan peternak tentang pemberian mineral organik. Pengabdian ini merupakan proses hilirisasi produk penelitian dan telah mendapatkan paten sederhana. Kegiatan akan dilaksanakan selama 6 bulan mulai dari bulan Mei hingga Oktober 2020. Tujuan dari kegiatan ini Meningkatkan sinergi kelembagaan iptek pada berbagai tingkatan baik pusat maupun daerah; meningkatkan produktivitas, nilai tambah, kualitas maupun daya saing produk berbasis iptek; Membentuk dan memperkuat jaringan antara penghasil teknologi dan pengguna iptek. Mempercepat diseminasi dan pemanfaatan teknologi yang potensial dari hasil riset dan pengembangan Lembaga Litbang ke masyarakat dan Meningkatkan kesejahteraan masyarakat