p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Audiens
Vernada Alvia Saputri
Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Representasi Peran Ganda Perempuan dalam Iklan Sasa Santan versi Sasayang Vernada Alvia Saputri; Elisca Jayaningsih; Khamidah Ferista
Jurnal Audiens Vol. 4 No. 4 (2023): December
Publisher : Universitas Muhammdiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jas.v4i4.278

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana representasi peran ganda perempuan dalam Iklan Sasa Santan versi Sasayang. Perempuan selalu menjadi daya tarik tersendiri dalam Iklan. Representasi media sering kali digunakan untuk memahami bagaimana iklan menciptakan citra perempuan dan bagaimana citra tersebut dapat mempengaruhi persepsi masyarakat terhadap peran ganda perempuan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode semiotika oleh Roland Barthes, dengan menganalisis makna denotasi, makna konotasi, dan mitos yang ada dalam Iklan tersebut. Setelah melakukan analisis pada Iklan Sasa Santan versi Sasayang ditemukan bahwa perempuan dapat menjalankan dua peran sekaligus, yaitu dapat melakukan peran dalam ranah publik tanpa meninggalkan perannya dalam ranah domestik.
Tinjauan Etika dalam Konten Penjualan di Akun @DavienaSkincare Vernada Alvia Saputri; Afina Damayanti; Elisca Jayaningsih
Jurnal Audiens Vol. 4 No. 4 (2023): December
Publisher : Universitas Muhammdiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jas.v4i4.288

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pelanggaran etika pariwara Indonesia yang dilakukan oleh akun Tiktok @DavienaSkincare. Etika Pariwara menjadi pedoman untuk beriklan. Etika mengatur bagaimana kita bertindak dan bagaimana kita mengharapkan orang lain bertindak. Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Temuan dari penelitian ini adalah bahwa akun Tiktok @Daviena Skincare telah melanggar Etika Pariwara Indonesia karena membuat konten yang hiperbol dengan menggiring presepsi buruk pada masyarakat