Andi Nuryana Andi Nuryana
SD Negeri 129 Abbanuange

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA PESERTA DIDIK KELAS IV SD NEGERI 129 ABBANUANGE Andi Nuryana Andi Nuryana
PINISI :Journal of Teacher Professional Vol 1, No 2 (2020): Agustus
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/tpj.v3i1.28828

Abstract

Masalah penelitian ini adalah hasil belajar IPA di kelas IV SD Negeri 129 Abbanuange Kecamatan Lilirilau Kabupaten Soppeng rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan Penerapan model pembelajaran Problem Based Learning dalam meningkatkan hasil belajar IPA kelas IV SD Negeri 129 Abbanuange Kecamatan Lilirilau Kabupaten Soppeng. Pendekatan penelitian ini adalah pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari perencanaan tindakan, pelasanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Fokus penelitian ini yaitu model Pembelajaran Problem Based Learning dan hasil belajar siswa. Setting penelitian ini dilaksanakan di kelas IV SD Negeri 129 Abbanuange. Subjek dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas IV SD Negeri 129 Abbanuange tahun ajaran 2020/2021 berjumlah 13 orang. Data diperoleh melalui, observasi, tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ada peningkatan yang berarti, baik pada proses pembelajaran maupun evaluasi berupa pemberian tes formatif siklus I dan II yang diberikan pada akhir setiap tindakan siklus. Peningkatan tersebut dapat dilihat pada hasil tes setiap akhir siklus. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa penerapan model Pembelajaran Probelem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar IPA Siswakelas IV SDN 129 Abbanuange. Hal ini dapat dilihat dari hasil observasi aktivitas belajar siswa dan aktivitas mengajar guru serta hasil belajar siswa yang mengalami peningkatan setiap siklus, yaitu pada siklus I berada pada kategori cukup(C) dan pada siklus II berada pada kategori baik(B)