Penelitian ini dilatari oleh masalah yang terjadi dalam pembelajaran di kelas V SD, fokus masalah diuraikan sebagai berikut: bagaimana gambaran penerapan model pembelajaran Problem Based Learning untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan hasil belajar siswa kelas V SD Negeri 4 Wonogiri. Data awal yang didapat menunjukkan saat pembelajaran siswa kurang memperhatikan materi dari guru, siswa belum memahami tentang peran dan tanggung jawab masyarakat terhadap kegiatan pemilihan ketua RW, serta siswa masih kesulitan menentukan amanat dari sebuah pantun. Hal tersebut terjadi karena minat belajar siswa yang rendah, guru belum menggunakan model pembelajaran inovatif, penjelasan guru hanya monoton, serta media kurang menarik. Maka untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan hasil belajar siswa di kelas V dengan menerapkan model Problem Based Learning (PBL). Tujuan praktik mengajar yaitu meningkatkan keterampilan guru, aktivitas siswa, dan hasil belajar siswa kelas V SD Negeri 4 Wonogiri. Langkah kegiatan praktik mengajar meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes, dan kajian dokumen. Teknik analisis data deskriptif kualitatif. Hasil penelitian pada praktik mengajar diperoleh data 75% langkah model terlaksana dengan baik dan hasil belajar siswa meningkat mencapai 80% dari jumlah siswa. Temuan penelitian menunjukkan model pembelajaran Problem Based Learning secara bertahap dapat meningkatkan kualitas pembelajaran dan hasil belajar siswa kelas V SD Negeri 4 Wonogiri. Kesimpulan penelitian bahwa model pembelajaran Problem Based Learning yang diterapkan dengan baik dapat meningkatkan kualitas pembelajaran dan hasil belajar siswa kelas V SD Negeri 4 Wonogiri.