Masalah utama dalam penelitian ini adalah : (1) bagaimana gambaran permasalahan yang dialami siswa, (2) bagaimana gambaran pelaksanaan layanan bimbingan konseling di SMP Negeri 2 Bulukumba, dan (3) bagaimana gambaran pelaksanaan Layanan Bimbingan Konseling Dalam Menangani Permasalahan Siswa di SMP Negeri 2 Bulukumba Tujuan penelitian : (1) untuk mengetahui gambaran permasalahan yang dialami siswa, (2) untuk mengetahui gambaran pelaksanaan Layanan Bimbingan Konseling Dalam Menangani Permasalahan Siswa di SMP Negeri 2 Bulukumba, dan (3) untuk mengetahui bagaimana gambaran pelaksanaan Layanan Bimbingan Konseling Dalam Menangani Permasalahan Siswa di SMP Negeri 2 Bulukumba. Jenis penelitian ini adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Unit anlisis 3 siswa sebagai informan, kepala sekolah, guru pembimbing, guru mata pelajaran dan pengumpulan data dengan observasi,wawancara dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan anlisis kualitatif. Hasil penelitian membuktikan bahwa : 1) permasalahan yang dialami siswa berupa : (a) masalah belajar (kesulitan belajar, dan sikap, serta kebiasaan belajar di kelas), (b) masalah social (konflik antara siswa dan kemampuan penyesuaian social siswa), 2) Pelaksanaan Layanan Bimbingan Konseling Dalam Menangani Permasalahan Siswa di SMP Negeri 2 Bulukumba secara keseluruhan telah dilaksanakan dengan bentuk-bentuk materi seperti : layanan orientasi dengan materi peraturan dan tat tertib sekolah, serta pengembangan sikap dan kebiasaan belajar yang baik secara individual maupun kelompok. Layanan penempatan dan penyaluran materinya seperti kegiatan ekstrakurikuler, dan 3) Pelaksanaan Layanan Bimbingan Konseling Dalam Menangani Permasalahan Siswa di SMP Negeri 2 Bulukumbacukup baik karena semua bentuk layanan sudah dapat memecahkan masalah-masalah yang dihadapi siswa serta hasilnya juga dapat dirasakan oleh siswa cukup bermanfaat