Hasil belajar siswa merupakan output dari proses belajar mengajar. Salah satu masalah dalam pembelajaran di sekolah adalah rendahnya hasil belajar siswa. Hal ini dapat diketahui dari data awal nilai ulangan harian siswa yang masih berada di bawah KKM. Banyak faktor-faktor yang mempengaruhi hasil belajar salah satunya adalah model pembelajaran. Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL)) merupakan model pembelajaran kooperatif (cooperative learning) yang menuntut siswa untuk aktif dan memotivasi siswa supaya dapat saling mendukung dan membantu satu sama lain dalam menguasi materi pelajaran yang dipelajari.Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan hasil belajar Matematika antara yang menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning dengan model pembelajaran Konvensional pada siswa kelas IV SD Negeri No 9 Sasende.Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan desain pretest- posttest. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri No 9 Sasende.Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menggunakan media gambar, kegiatan pembelajaran menjadi lebih menyenangkan sehingga siswa hasil belajar siswa meningkat, yaitu hasil dari siklus I ke siklus II terdapat peningkatan. Pada siklus I rata-rata nilai yang diperoleh siswa adalah 64,33 dengan tingkat ketuntasan secara klasikal adalah 45%, nilai tidak tuntas pada siklus I adalah 55%, sedangkan pada siklus II rata-rata nilai yang diperoleh siswa adalah 85,67 dengan tingkat ketuntasan secara klasikal menjadi 90% sehingga terjadi peningkatan ketuntasan secara klasikal sebanyak 50%. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa penggunaan media gambar dapat meningkatkan kemampuan menulis kata siswa kelas IV SD Negeri No 9 Sasende