Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Pemeliharaan Konektor Jaringan Tegangan Menengah Penyulang SA 1 Terhadap Keandalan Penyaluran Tenaga Listrik Oldi Malfri Lambonan; Aurellia A. Mokoagow; Steven Johny Runtuwene
Jurnal Elektrik Vol. 2 No. 1 (2023): Vol.2 No.1 1 Juni 2023
Publisher : Jurusan Teknik Elektro - Politeknik Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65485/elektrik.v2i1.676

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak konektor rusak pada jaringan tegangan menengah, mengetahui frekuensi gangguan jaringan tegangan menengah setelah dilakukan pemeliharaan serta membandingkan tingkat keandalan penyaluran tenaga listrik sebelum dan sesudah pemeliharaan terhadap konektor jaringan tegangan menengah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur, pengambilan data, pengolahan data dan analisis data. Perkembangan teknologi diiringi dengan peningkatan terhadap kebutuhan tenaga listrik oleh masyarakat sehingga tenaga listrik menjadi hal yang penting dalam kehidupan sehari-hari. Untuk itu, penyaluran tenaga listrik harus selalu andal. Namun berdasarkan data PT. PLN (Persero) ULP Manado Selatan tahun 2021, penyaluran tenaga listrik belum andal dan kontinyu akibat rusaknya konektor jaringan tegangan menengah sebanyak 34 kali yang menyebabkan terputusnya pasokan tenaga listrik kepada pelanggan selama 31 jam. Berdasarkan hasil penelitian, didapatkan bahwa kerusakan konektor jaringan tegangan menengah memiliki dampak yaitu terhambatnya pendistribusian tenaga listrik, kerugian finansial di sisi PLN serta kerugian efisiensi di sisi pelanggan. Frekuensi terjadinya kerusakan konektor setelah pemeliharaan mengalami penurunan yang awalnya 4 kali dalam periode waktu 3 bulan menjadi 1 kali dalam periode waktu 3 bulan. Nilai SAIDI sebelum pemeliharaan adalah 4,79 Jam/Pelanggan/Triwulan dan sesudah pemeliharaan adalah 0,53 Jam/Pelanggan/Triwulan. Nilai SAIFI sebelum pemeliharaan adalah 3,83 Kali/Pelanggan/Triwulan dan sesudah pemeliharaan adalah 1 Kali/Pelanggan/Triwulan.  
Cybersecurity Efforts To Prevent and Mitigate Phishing Email Attacks Steven Johny Runtuwene; Michael Imanuel Kaunang; Miracle Marselino Liot; Zahwa Aidila Anggai; Zaskia Salsabilla Prameswari
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 6 No. 3 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v6i3.3394

Abstract

Background: Phishing email attacks are among the most widely occurring and dangerous threats in modern cybersecurity. These attacks aim to deceive individuals into revealing sensitive personal information such as passwords, financial credentials, and identity data. Objective: This study examines various cybersecurity strategies to detect, prevent, and respond to phishing attacks through an extensive literature review. Methods: As phishing methods evolve through social engineering, domain spoofing, malicious hyperlinks, and machine-generated deceptive messages, cybersecurity protection must adopt a layered and adaptive approach. Results: The findings indicate that technological defenses alone are insufficient without strong user awareness and behavioral readiness. Effective protection requires a combination of email authentication protocols such as SPF, DKIM, and DMARC, encryption technologies, intelligent spam filters, multi-factor authentication, artificial intelligence–based detection systems, digital literacy programs, and collaborative cybersecurity ecosystems involving governments, organizations, and end users. Conclusion: The overall conclusion emphasizes the importance of integrating technical measures with social and legal interventions to minimize the increasing risks of phishing attacks in the digital age.