Media pembelajaran merupakan alat bantu yang digunakan oleh guru untuk menyampaikan materi pembelajaran secara mudah, efesien, menyenangkan dan tepat sasaran agar siswa dapat mencapai kompetensi. Media pembelajaran dirancang dan buat guru sesuai dengan materi yang akan disampaikan sesuai dengan modul ajar, dimana media pembelajaran yang dirancang guru dikembangkan dengan dukungan kompetensi professional dan paedagogik yang dimiliki guru dimana kompetensi tersebut memerlukan pengembangan untuk mengikuti kompetensi pembelajaran sesuai dengan kurikulum merdeka. Revolusi industri dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berkembang sangat pesat dan berdampak dalam setiap lini kehidupan manusia dimana dunia pendidikan juga dapat memanfaatkan perkembangan era industri 4.0 tersebut. Media pembelajaran dapat memanfaatkan digital dalam perkembangannya untuk mempermudah guru dalam mengembangkannya dan memanfaatkannya dalam pembelajaran dikelas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan strategi-strategi yang dilakukan guru mata pelajaran sejarah kelas X di SMA Advent Dwi Abdi Malang dalam mengembangkan kompetensinya untuk dapat menerapkan media berbasis digital, dimana dalam penelitian ini menggunakan metodologi deskripsi analisis dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi dimana narasumber terdapat guru matapelajaran sejarah kelas X, kepala sekolah dan kepala Yayasan. Hasil penelitian ini menyampaikan beberapa strategi pengembangan kompetensi guru dalam mengembangkan media berbasis digital pada pembelajaran sejarah kelas X di SMA Advent Dwi Abdi Malang dimana guru tidak hanya secara mandiri mengembangan kompetensi professional dan pedagogiknya dengan mengikuti pelatihan dan mempelajari digital dalam mendukung mengembangkan media pembelajaran, akan tetapi ada strategi-strategi dari sekolah dan Yayasan dalam mengadakan pelatihan media berbasis digital untuk guru-guru dilingkunagn SMA Advent Dwi Abdi Malang.