Agus Suriadi
Universitas Sumatra Utara

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MENANGGULANGI PERMASALAHAN PENGGUNAAN UANG PKH, MAHASISWA ILMU KESEJAHTERAAN SOSIAL LAKUKAN CARA AMPUH DENGAN MENANAM BERSAMA Riska Azizah; Agus Suriadi
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 11 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/krepa.v1i11.1144

Abstract

Program keluarga harapan (PKH) merupakan program dari pemerintah untuk menanggulangi masalah kemiskinan. Program keluarga harapan merupakan bantuan sosial bersyarat untuk masyarakat miskin yang bertujuan untuk pengurangan angka kemiskinan. Target keluarga sasaran program keluarga harapan adalah rumah tangga sangat miskin atau keluarga sangat miskin (RTSM/KSM). Pemilihan keluarga penerima bantuan PKH tersebut tidak semena-mena. Data yang diambil berdasarkan data pertahunnya. Oleh sebab itu setiap tahunnya terdapat pengurangan serta penambahan untuk keluarga penerima manfaat PKH tersebut. Pengurangan dan penambahan ini tidak luput dari pantauan dari Dinas Sosial (Pendamping PKH) yang bertugas di desa/keluarahan yang dimaksud. Penggunaan uang PKH menjadi sorotan karena uang yang diberikan kebanyakan selalu habis untuk kebutuhan tanpa adanya perputaran uang yang dimaksudkan dapat berubah menjadi usaha kecil maupun menengah. Alasan yang diberikan beberapa ibu penerima manfaat adalah karena uang yang diberikan hanya cukup untuk menutupi uang biaya peralatan sekolah dan uang untuk tambahan pemenuhan kebutuhan sehari-hari keluarga. Oleh karena itu untuk membuka usaha atau lainnya dianggap belum cukup sehingga membuat keluarga penerima manfaat hanya melakukan seputar itu sajaDesa yang diambil untuk penelitian kali ini adalah desa Hutalombang Lubis yang berada di Kecamatan Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal. Desa ini memiliki kurang lebih 38 keluarga penerima manfaat PKH. Dari ke 38 keluarga ini tidak ada satupun yang membuka usaha atau lainnya karena alasan yang sama. Pada saat perbincangan dengan beberapa ibu PKH diantaranya, ibu Dahlina, Sampe Tarida, Sahdani,Maslena,Masdauni,Sampe Pulungan, Saerah, Mosto dan ibu Kartini. Alasan yang diberikan beberapa keluarga ini sama sehingga memudahkan dalam penyelesaian permasalahan.
Efektivitas Bantuan Sosial Terkait Program Keluarga Harapan (PKH) oleh Dinas Sosial Kota Sibolga dalam Pengurangan Angka Kemiskinan Ikhsanul Haslansyah Putra; Agus Suriadi; Husni Thamrin; Eka Prahadian Abdurahman
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 02 (2026): APRIL - MEI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu inisiatif pemerintah untuk mengurangi kemiskinan adalah Program Harapan Keluarga (PKH). Diharapkan inisiatif ini akan membantu masyarakat miskin mencapai kemakmuran. Dengan demikian, tujuan penelitian ini adalah untuk menyelidiki seberapa baik program PKH mengurangi kemiskinan, khususnya di Kota Sibolga. Penelitian ilmiah ini menggunakan metodologi penelitian kualitatif deskriptif. Selain itu, penelitian ini mencakup metode pengumpulan data, termasuk kelompok fokus, wawancara, observasi, dan perekaman. Temuan penelitian menunjukkan bahwa program PKH Kota Sibolga berhasil. Hal ini dibuktikan dengan sejumlah metrik, termasuk pemahaman program, ketepatan sasaran, pencapaian tujuan, dan peningkatan nyata yang dirasakan oleh keluarga penerima manfaat (KPM). Program PKH memiliki pengaruh dalam menurunkan kemiskinan di Kota Sibolga, menurut data empiris. Menurut penelitian yang dilakukan dengan keluarga penerima manfaat, standar hidup sosial dan ekonomi KPM serta sikap mereka telah meningkat. Namun, pendampingan, pembaruan data, dan integrasi PKH dengan inisiatif pemberdayaan lainnya masih diperlukan untuk meningkatkan efektivitas program.