Sri Atun Sri Atun
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PEMBUATAN DAN KARAKTERISASI NANOPARTIKEL EKSTRAK ETANOL TEMU KUNCI (Boesenbergia pandurata) PADA BERBAGAI VARIASI KOMPOSISI ALGINAT Ghabby Maharani P; Sri Atun Sri Atun
Jurnal Elemen Kimia Vol 6, No 1 (2017): Volume 6 No 1 Tahun 2017
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik nanopartikel dariekstrak etanol temu kunci (Boesenbergia pandurata) dan rasio optimal variasi alginat danCaCl2 untuk pembuatan nanopartikel temu kunci.Pembuatan ekstrak temu kunci dilakukanmenggunakan metode maserasi menggunakan etanol dilanjutkan evaporasi hingga terbentukekstrak kental. Koloid nanopartikel dibuat dengan mencampurkan ekstrak kental temu kuncidalam etanol, akuades, larutan alginat, dan larutan CaCl2. Terdapat 11 variasi komposisipada larutan alginat dan CaCl2 rasio (1:1); (3:1); (5:1); (1:2); (1:3); ( 1:4); (10:1); (6,66:1);(3,33:1); dan (2,5:1). Padatan dalam koloid nanopartikel dipisahkan menggunakan sentrifuge.Endapan dicuci dengan akuades dan disimpan dalam freezer. Koloid nanopartikel yangterbentuk dikarakterisasi menggunakan PSA dan zeta sizer untuk mengetahui ukuran partikeldan nilai zeta potensial. Padatan yang telah terbentuk dikarakterisasi menggunakan SEMuntuk mengetahui bentuk morfologi padatan tersebut. Karakterisasi menggunakan KLT untukmengetahui kesamaan senyawa antara nanopartikel ekstrak etanol temu kunci dan ekstraketanol temu kunci.Koloid nanopartikel yang berhasil dibuat berwarna coklat tua dan padatanberwarna coklat muda. Karakterisasi menggunakan PSA menunjukkan ukuran 339 - 877 nmsebanyak 95,2 % pada rasio konsentrasi asam alginat dan CaCl2 = 2,5:1. Nilai rerata zetapotensial adalah -72,1 mV. Hasil foto SEM menunjukkan partikel padatan berbentuk lonjongdengan ukuran 0,752 – 1,764 μm. Rf keenam sampel menunjukan hasil yang baik, yaitu Rf A= 0,66; Rf B = 0,61; Rf C = 0,60; Rf D = 0,60; Rf E = 0,65; dan Rf F = 0,71.
PEMBUATAN NANOPARTIKEL EKSTRAK KUNCI PEPET (Kaempferia rotunda) DENGAN ALGINAT PADA BERBAGAI VARIASI KONSENTRASI ION KALSIUM Anisa Nur Khakim; Sri Atun Sri Atun
Jurnal Elemen Kimia Vol 6, No 1 (2017): Volume 6 No 1 Tahun 2017
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk membuat nanopartikel ekstrak kunci pepet (Kaempferiarotunda) dengan alginat pada berbagai variasi konsentrasi ion kalsium dan mengetahuikarakter nanopartikel kunci pepet hasil.Penelitian ini diawali dengan ekstraksi kunci pepetmenggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol, dilanjutkan partisi menggunakankloroform dan evaporasi hingga terbentuk ekstrak pekat. Koloid nanopartikel dibuat denganmencampurkan ekstrak pekat kunci pepet dalam 35 mL etanol dan 15 mL akuades kemudianditambahkan larutan alginat dan larutan CaCl???? dengan lima variasi konsentrasi CaCl????, yaitu0,01% b/v; 0,015% b/v; 0,02% b/v; 0,03% b/v dan 0,05% b/v. Padatan terlarut dalam koloidnanopartikel dipisahkan menggunakan sentrifuge kemudian dicuci dengan akuades dandikeringkan menggunakan freezer. Nanopartikel dikarakterisasi menggunakan PSA dan zetasizer untuk mengetahui ukuran partikel dan nilai zeta potensialnya serta SEM untukmengetahui bentuk morfologinya. Metode KLT digunakan untuk membandingkan kandungansenyawa pada ekstrak kunci pepet dengan nanopartikel kunci pepet hasil.Koloid nanopartikelhasil berwarna kuning kecoklatan dan padatan nanopartikel berwarna coklat muda.Nanopartikel hasil pada konsentrasi CaCl???? 0,02% b/v dengan rasio alginat dan CaCl???? (1,4:1)berukuran 100-766 nm sebanyak 100 %; berbentuk bulat; serta nilai zeta potensialnya -49,6mV. Identifikasi dengan KLT menunjukkan kandungan senyawa yang sama antara ekstrakawal dan nanopartikel hasil.
ISOLASI DAN UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN SENYAWA DALAM EKSTRAK ETANOL TEMU KUNCI DENGAN METODE DPPH Luthfi Fitri Frindryani; Sri Atun Sri Atun
Jurnal Elemen Kimia Vol 5, No 6 (2016): Volume 5,No 6 Edisi 6 Tahun 2016
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah menentukan nilai aktivitas antioksidan ekstrak etanol rimpang temu kunci dan melakukan isolasi senyawa metabolit sekunder dalam ekstrak etanol pada rimpang temu kunci (Boesenbergia pandurata).Penelitian ini diawali dengan membuat ekstrak kental rimpang temu kunci dengan etanol, kemudian ekstrak diuji aktivitas antioksidannya dengan metode DPPH dengan variasi konsentrasi sampel 100 μg/mL, 50 μg/mL, 25 μg/mL, 12,5 μg/ml, 6,25 μg/mL dan 3,125 μg/mL. Selain diuji aktivitas antioksidan ekstrak rimpang temu kunci juga dilakukan isolasi senyawa metabolit sekunder dan pemurnian senyawa dengan rekristalisasi menggunakan pelarut etanol, n-heksan dan aseton selanjutnya senyawa hasil isolasi dikarakterisasi menggunakan KLT, UV-Vis, IR dan H-NMR.Hasil pengujian aktivitas antioksidan menunjukkan bahwa nilai IC50 dari ekstrak etanol rimpang temu kunci adalah 92,6404 μg/mL sehingga dapat dikatakan bahwa ekstrak etanol rimpang temu kunci mempunyai tingkat aktivtas antioksidan dengan kategori kuat. Hasil isolasi senyawa ekstrak etanol temu kunci berdasarkan spektra UV-Vis mempunyai λmax 287,40 nm dan 214,20 nm, spektra IR menunjukkan serapan gugus C=C aromatik pada 1571,66 cm-1, C=O karbonil pada 1639,37 cm-1, dan serapan C-O pada 1153,35 cm-1; 1299,93 cm-1; 1377,93 cm-1. Data spektra H-NMR memperkirakan bahwa senyawa hasil isolasi adalah senyawa flavonoid yaitu pinostrobin.