Adinda Khansa Khairunnisa
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sebelas Maret, Surakarta, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Membangun Desa Melalui Pendidikan di Kelurahan Gajahan, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Surakarta, Jawa Tengah Susantiningrum Susantiningrum; Diah Ayu Widya Wati; Mahendra Arya Wisnu Pradana; Ayu Deviani Cahyaningtiyas; Anis Suci Fitriyani; Ima Aprilia Harkristuti; Nur Isnaini Hanifah; Clara Dhiya Arabella; Adinda Khansa Khairunnisa; Muhammad Rofiq Afifi; Sheila Desita Mahardani
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 3 No 5 (2023): JAMSI - September 2023
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.950

Abstract

Berdasarkan fenomena di lapangan dapat diperoleh beberapa permasalahan yang terjadi di Kelurahan Gajahan antara lain kurangnya pemahaman anak-anak tentang bentuk perilaku bullying, rendahnya tingkat literasi warga setempat serta kurang terawatnya Pojok Baca Kelurahan Gajahan. Maka dari itu, tim pengabdian masyarakat masyarakat berusaha melakukan sebuah terobosan baru berupa peningkatan kualitas pendidikan, kompetensi anak, dan produktivitas kegiatan masyarakat di Kelurahan Gajahan melalui tiga program kerja utama yaitu 1) Gajahan Cerdas: Meningkatkan Literasi melalui Efisiensi Peminjaman Buku di Pojok Baca Kelurahan Gajahan, 2) Anak Gajahan Anti-Bullying: Sosialisasi Pencegahan Perilaku Bullying, 3) S-Class (Kelas Sains Sederhana). Metode pelaksanaan kegiatan membangun desa lewat asistensi mengajar atau pendidikan dilakukan melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN) Periode Juli-Agustus 2023. Hasil yang dicapai adalah 1) Gajahan Cerdas: terciptanya sistem informasi daftar buku dan Pojok Baca meningkat kualitasnya sehingga memberikan dampak positif bagi masyarakat dengan antusisme membaca di Pojok Baca. 2) Anak Gajahan Anti Bullying: meningkatnya moral siswa yang dibuktikan dengan pengakuan mereka besera janji untuk tidak berperilaku buruk. 3) S-Class: meningkatnya kompetensi dan kreativitas anak yang dibuktikan dari pengakuan mereka untuk mempraktikan eksperimen yang serupa di rumah.