Eni Sri Mulyani
IAIN SULTAN MAULANA HASANUDIN BANTEN

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

SISWA DAN GURU PADA MASA ISLAM KLASIK Eni Sri Mulyani
Saintifika Islamica Vol 2 No 01 (2015): Januari - Juni 2015
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Jalan Jenderal Sudirman No. 30, Serang - Banten 42118

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anak didik merupakan salah satu dari komponen pendidikan yang berpengaruh terhadap pencapaian tujuan pendidikan. Tanpa anak didik pengajaran tidak akan ada dan pendidikan tidak akan terjadi. Sebagai salah satu komponen pendidikan, anak didik mendapat perhatian yang serius dari para ahli pendidikan. Untuk keberhasilan pencapaian tujuan pengajaran khususnya, dan pendidikan pada umumnya, anak didik harus diperlakukan sebagai subjek dan objek. Dalam pendidikan Islam mewajibkan setiap guru untuk senantiasa mengingatkan bahwa kita tidak sekedar membutuhkan ilmu, tapi kita senantiasa membutuhkan akhlak yang baik, pendidikan Islam menghendaki kepada setiap guru supaya mengikhtiarkan cara-cara yang baik, pendidikan akhlak, mengutamakan kemauan bekerja, mendidik panca inderanya, mengarahkan pembawaan di waktu kecil ke jalan yang lurus, membiasakan berbuat amal baik dan menghindari setiap kejahatan, oleh karena itu pula seorang guru harus mempunyai sifat-sifat terpuji sebagai dasar untuk mengajar dan mendidik. Sebelum timbulnya sekolah dan universitas yang kemudian dikenal pendidikan formal, dalam dunia Islam sebenarnya telah berkembang lembaga-lembaga pendidikan Islam yang bersifat non formal, di antara lembaga-lembaga pendidikan Islam non formal tersebut antara lain : kuttab sebagai lembaga pendidikan dasar, pendidikan rendah di istana, kedai-kedai saudagar kitab, rumah-rumah para ulama, majlis atau saloon kesusastraan, badiah (dusun tempat tinggal kaum badawi), perpustakaan, masjid. Murid adalah anak yang sedang berguru, yang memperoleh pendidikan dasar dari salah satu lembaga pendidikan. Guru pada masa Islam klasik dengan mengambil pendapat para filosof Islam yang hidup antara tahun 650 hingga 1250 M, atau yang biasa disebut masa keemasan Islam hingga runtuhnya Baghdad antara lain : Ibnu Sina, Ibnu Maskawih, Al-Ghozali.