Mugiati Mugiati
Jurusan Kebidanan, Poltekkes Kemenkes Tanjungkarang, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penguatan Peran Kader sebagai Agen Pemberdayaan Kesehatan Masyarakat dan Rintisan Posyandu Prima dalam Mendukung Transformasi Kesehatan Pelayanan Primer di Kampung Untoro Kecamatan Trimurjo Kabupaten Lampung Tengah Provinsi Lampung Yulyuswarni Yulyuswarni; Mugiati Mugiati; Isnenia Isnenia
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 3 No 6 (2023): JAMSI - November 2023
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.1003

Abstract

Pilar pertama dari enam pilar transformasi kesehatan adalah transformasi layanan primer, meliputi upaya revitalisasi jaringan dan struktur puskesmas, Posyandu dan UKBM, penguatan peran kader sebagai agen pemberdayaan kesehatan masyarakat. Posyandu Prima sebagai wadah terintegrasinya semua layanan terhadap masyarakat. Kampung Untoro di kecamatan Trimurjo Kabupaten Lampung Tengah Provinsi Lampung. Kampung Untoro memiliki fasilitas kesehatan poskesdes, posyandu, bidan desa dan kader posyandu. Permasalahan Penyakit Tidak Menular (PTM) di masyarakat masih tinggi terutama Hipertensi dan Diabetes Mellitus (DM). Terkait masalah tersebut maka perlu dilakukan pemberdayaan masyarakat berupa pelatihan kader dan pendampingan pembentukan Posyandu Prima. Kegiatan ini melibatkan kader, bidan desa, Puskesmas, Dinas Kesehatan Lampung Tengah, Dinas PMK Lampung Tengah, Dinas Kesehatan Provinsi, serta Puskesmas Banjar Wangi di Garut yang telah melaksanakan Posyandu Prima. Kegiatan ini menggabungkan berbagai metode yaitu ceramah-diskusi, praktik pemeriksaan TB, BB, lingkar perut, lingkar lengan serta pencatatannya pada buku pegangan kader. Hasil yang diperoleh yaitu peningkatan pengetahuan kader terhadap Posyandu Prima, semua kader bisa melakukan pengukuran tinggi badan lingkar lengan atas, berat badan, dan menghitung indeks massa tubuh. Penjaringan kondisi kesehatan 143 warga kampung Untoro menunjukkan Indeks Massa Tubuh sebagian besar dalam kategori normal, namun sekitar 20 % masuk kategori obesitas. Warga yang menderita hipertensi sebanyak 65 %.