Nur Hadi Waryanto Nur Hadi Waryanto
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

ALGORITMA GENETIKA PADA PENYELESAIAN CAPACITATED VEHICLE ROUTING PROBLEM (Optimasi Rute Pendistribusian Aqua Galon PT. Tirta Investama) Adam Arif Dirgantara Adam Arif Dirgantara; fitriana Yuli Saptaningtyas fitriana Yuli Saptaningtyas; Nur Hadi Waryanto Nur Hadi Waryanto
Jurnal Kajian dan Terapan Matematika Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Matematika
Publisher : Jurnal Kajian dan Terapan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

" Capacitated Vechile Routing Problem (CVRP) merupakan permasalahan optimasi rute pendistribusian dengan kendala setiap kendaraan memiliki kapasitas. Permasalahan CVRP dimodelkan agar diselesaikan dengan algoritma genetika. Masalah CVRP yang akan dibahas adalah menentukan rute pendistribusian Aqua galon PT. Tirta Investama agar diperoleh rute pendistribusian terbaik atau meminimumkan total jarak tempuh semua kendaraan. Pemodelan kasus pendistribusian kedalam CVRP dengan bentuk graf dan pertidaksamaan linear. Proses algoritma genetik dimulai dengan membangkitkan populasi awal kemudian dihitung nilai fitness setiap individunya. Individu pada populasi diseleksi untuk menjadi induk dengan metode rank – based selection, dan dilakukan crosssover dengan metode order crossover. Generasi baru hasil crossover dikenai proses mutasi dengan metode swapping mutation. Proses terakhir yaitu menyusun populasi baru dan mengulangi proses seleksi, crossover, dan mutasi sampai dengan jumlah iterasi yang diinginkan. Rute optimum dengan total jarak rute pendistribusian Aqua galon PT. Tirta Investama diperoleh jarak sejauh 150,9 Km. Hasil ini diperoleh dengan menggunakan 20 individu pada populasi dan 10.000 iterasi sehingga menghasilkan nilai fitness sebesar 0,006628.
APLIKASI ALGORITMA HYBRID FUZZY-WARSHALLUNTUK MENENTUKAN RUTE TERCEPAT JARINGAN KERJA POLRES MAGELANG KOTA Dzikri Udkhia Rizqi Dzikri Udkhia Rizqi; Emut Emut; Nur Hadi Waryanto Nur Hadi Waryanto
Jurnal Kajian dan Terapan Matematika Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Matematika
Publisher : Jurnal Kajian dan Terapan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

" Kota Magelang merupakan salah satu kota yang memiliki potensi timbulnya tindakan kriminal maupunpelanggaran hukum. Permasalahan seperti ini tentu harus mendapat penanganan cepat dari pihak kepolisian. Salahsatu upaya untuk mendukung kinerja kepolisian adalah dengan menentukan rute tercepat menuju Tempat KejadianPerkara. Dalam skripsi ini, gabungan nilai panjang jalan dan kepadatan lalu lintas jalan di Kota Magelang akandiolah dengan Logika Fuzzy menjadi suatu nilai kemacetan jalan. Selanjutnya nilai kemacetan jalan tersebutdigunakan untuk mencari rute terpendek jaringan kerja Polres Magelang Kota dengan Algoritma Warshall.Pengolahan data dilakukan dengan software bantu Matlab R2010b. Hasil perhitungan menghasilkan rute tercepatberdasarkan nilai kemacetan jalan yang paling minimum dari semua titik rawan ke titik rawan lainnya. Ini artinyatelah ditemukan rute tercepat dari titik pusat (�1) yaitu Polres Magelang Kota ke semua titik rawan.
APLIKASI SISTEM PAKAR UNTUK MENDIAGNOSA PENYAKIT GANGGUAN PERNAFASAN DENGA N METODE CERTAINTY FACTOR Mutmainah R Indriani Mutmainah R Indriani; Nur Hadi Waryanto Nur Hadi Waryanto
Jurnal Kajian dan Terapan Matematika Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Matematika
Publisher : Jurnal Kajian dan Terapan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Infeksi Saluran Nafas Akut (ISPA) adalah penyakit yang diakibatkan oleh virus atau bakteri yangmenyerang saluran pernafasan mulai dari bagian sinus, tenggorokan sampai paru-paru. Jika sudah padatahap pneumonia akan menjadi sangat sulit ditolong. Kecenderungan rasa malu, rasa takut, lamanyaantrian dan juga masalah biaya yang dibutuhkan untuk pengobatan menyebabkan masyarakat terkadangenggan untuk memeriksakan diri ke dokter. Selain itu, keterbatasan dokter spesialis paru-paru makinmemperburuk keadaan ini. Tujuan dari penelitian ini adalah membuat sistem pakar yang dapat membantumasyarakat dalam mendiagnosa penyakit pernafasan. Komponen utama dalam sistem pakar diantaranya(1) basis pengetahuan, (2) mesin inferensi, (3) memori kerja, (4) fasilitas penjelas, (5) akuisisipengetahuan, (6) tampilan user. Dalam penarikan kesimpulannya, sistem pakar ini menggunakan metodeCertainty Factor dan metode inferensinya menggunakan Forward Chaining. Pengembangan sistemmenggunakan metode waterfall. Sistem pakar untuk mendiagnosa gangguan pernafasan ini berbasis webdan telah diuji keakuratannya dengan hasil 95,65% yang artinya sistem mampu menentukan penyakitberdasarkan gejala yang dimasukkan. Sistem pakar ini juga memberikan solusi pecegahan awal.
APLIKASI ALGORITMA KOLONI LEBAH DAN ALGORITMA GENETIKA DALAM PENDISTRIBUSIAN HASIL PRODUKSI UKM KERUPUK ”METUK” APLIKASI ALGORITMA KOLONI LEBAH DAN ALGO APLIKASI ALGORITMA KOLONI LEBAH DAN ALGORITMA GENETIKA DALA; fitriana Yuli Saptaningtyas fitriana Yuli Saptaningtyas; Nur Hadi Waryanto Nur Hadi Waryanto
Jurnal Kajian dan Terapan Matematika Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Matematika
Publisher : Jurnal Kajian dan Terapan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Algoritma Koloni Lebah merupakan algoritma yang terinspirasi dari tingkah laku lebah dalam proses pencarianmakanan. Algoritma Genetika merupakan metode yang belandaskan pada mekanisme seleksi alam. Kedua Algoritmaini akan digunakan untuk mencari rute pendistribusian hasil produksi UKM kerupuk Metuk sehingga didapatkan rutedengan waktu optimum. Langkah penentuan rute optimum dengan Algoritma Koloni Lebah adalah menentukanparameter, menentukan rute awal, pengujian rute dengan aturan forage, mengupdate rute dengan rute waktuminimum, kemudian mengulangi langkah-langkah tersebut hingga diperoleh rute paling optimum. Langkahpenentuan rute optimum dengan Algoritma Genetika adalah mendefinisikan rute ke dalam individu dalam sebuahpopulasi, menghitung nilai fitness individu, menentukan induk dari individu dengan seleksi ranking, melakukanorder cross over pada induk yang terpilih, menghasilkan individu baru dengan swapping mutation, menyusunpopulasi baru sampai memperoleh individu dengan nilai fitness optimum. Hasil penelitian ini adalah rute optimumpendistribusian dengan algoritma koloni lebah yaitu (A B C D E F G H I R Q P N M L J K O S T U VW X Y Z AA AB A) dengan waktu optimum 237,27 menit. Rute optimum dengan Algoritma Genetika adalah (A B C D E F G H I R Q P N O M L K J S T U V W X Y Z AA AB A) dengan waktu pendistribusian237,2 menit.