Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENYULUHAN DAN PEMASANGAN SISTEM PEMANENAN AIR HUJAN (PAH) DI DESA SUKALUYU - KARAWANG Asih Wijayanti; Bambang Iswanto; Anita Sitawati Wartaman; Sheilla Megagupita Putri Marendra
JUARA: Jurnal Wahana Abdimas Sejahtera Volume 4, Nomor 1, Januari 2023
Publisher : Jurusan Teknik Lingkungan Fakultas Arsitektur Lanskap dan Teknologi Lingkungan, Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/juara.v4i1.14706

Abstract

The source of clean water for the people of Sukaluyu Village, Telukjambe Timur District, Karawang Regency comes from surface water, namely from the Drinking Water Company (PAM), and some comes from ground water. Excessive groundwater withdrawal will cause the volume of groundwater to shrink. On the other hand, during the rainy season, due to excess water discharge, the problem that often arises is flooding. These floods can occur in areas close to rivers. One alternative to fulfilling the need for clean water in Sukaluyu Village is by making Rainwater Harvesting with appropriate technology. Rainwater Harvesting is a way to collect and store rainwater from rooftops when it rains. The method used is socialization of PAH installation online. The purpose of this Community Service activity is to invite the people of Sukaluyu Village to actively participate in creating alternative appropriate technologies. The method of carrying out this activity is to conduct counseling and training on installing the PAH tool system online. The results of the implementation of this PKM activity can be concluded that this PKM activity can add insight to KSM Friends of the Environment members and the community in Sukaluyu Village, Teluk Jambe Timur District, Karawang Regency regarding the benefits of rainwater and the installation of rainwater harvesting system tools which can be used as an alternative source of clean water
Perencanaan Sistem Sanitasi di Daerah Permukiman Padat Penduduk Di Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur Nur Alifiani Ramadhanty; Pramiati Purwaningrum; Sheilla Megagupita Putri Marendra
Jurnal Serambi Engineering Vol. 9 No. 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia is committed to achieving Sustainable Development Goals (SDGs) number 6 by 2030, improving. Kampung Melayu, located in the Jatinegara sub-district, was chosen for sanitation planning due to its limited access to toilets, reaching only 79.21%, far below the set target. The high population density poses challenges in sanitation infrastructure development, exacerbated by limited available and. The planning aims to enhance wastewater sanitation and community well-being. Data collection employed both qualitative and quantitative methods, involving collaboration with the local community and questionnaire distribution. In RW 03, Kampung Melayu, permanent houses lack septic tank facilities. The chosen wastewater treatment system is a communal septic tank, utilizing separate tanks for blackwater and greywater. The plan includes installing 10 septic tank units to serve 100 households. Following the implementation of the plan, there is a remarkable 34,09% increase in the provision of sanitation facilities and infrastructure in Kampung Melayu.
PENYULUHAN DAN PEMANTAUAN KUALITAS AIR TANAH DI SMAN 2 JAKARTA Sheilla Megagupita Putri Marendra; Margareta Maria Sintorini; Winarni Winarni; Sarah Aphirta; Reza Fauzi; Tiara Nur Annisa; Muhammad Fiqri Rahman Nulhakim; Dmitri Laurentia; Chandiaga Sam Buana
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.37166

Abstract

Air tanah merupakan air yang mengalir di bawah permukaan tanah. 70% kebutuhan air bersih penduduk berasal dari air tanah. Penggunaan air tanah berlebihian dan jarak air tanah dengan sumber pencemar akan mengakibatkan turunnya kualitas air tanah. Adanya generasi muda saat ini dihimbau untuk dapat memahami dan peduli terhadap lingkungan. Tiga parameter yang perlu diuji untuk mengetahui kualitas air adalah parameter fisika, kimia dan biologi. Tujuan dari kegiatan Kegiatan PKM ini dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman bagi para siswa dalam mengidentifikasi masalah lingkungan, khususnya pencemaran air tanah. Siswa SMAN 2 Jakarta sebagai sasaran pembinaan. Siswa SMA dianggap sebagai salah satu stakeholders dalam upaya transfer ilmu pengetahuan dan generasi muda penerus ilmu dalam memperkenalkan pemantauan kualitas air. Metode yang digunakan penyuluhan, pemberian materi dan melakukan demonstrasi uji parameter secara langsung pada lokasi penyuluhan dengan mengambil sampel air tanah pada lokasi tersebut. Parameter yang akan diuji adalah pH, padatan terlarut (TDS), dan kekeruhan dengan menggunakan pH meter, TDS meter dan Turbidymeter untuk mengetahui kualitas fisik air tanah secara langsung. Kegiatan dilakukan di Aula dengan jumlah 90 siswa dari kelas 11 IPA. Hasil persentase pengisian kuesioner bahwa 100% siswa mengetahui bahaya pencemaran air, namun 76% baru mengetahui parameter fisik yang diuji secara insitu. Kegiatan PKM ini dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman bagi para siswa dalam mengidentifikasi masalah lingkungan, khususnya pencemaran air tanah.