Diya Fatihah Zahra
Universitas Mulawarman

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Fatherless analysis of children’s development social-emotional Diya Fatihah Zahra; Syarifah Zafira Zain; Ime Nur Azzahra; Aulia Az Zahra; Adharina Dian Pertiwi
Kepompong Children Centre Journal Vol. 1 No. 1 (2023): Kepompong Children Centre Journal
Publisher : Perkumpulan Peneliti Pendidikan dan Pengembangan Anak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62031/kccj.v1n1.9

Abstract

Fatherless is a circumstance Where an individual must live Far from his father. This happens when somebody loses the presence and influence of an excellent father's physique or emotions. Minimal This father figure can be caused by various factors, including divorce, death, and parents who do it. Long Distance Marriage: Work causes an individual to lose the impact of a good father figure. Social-emotional development involves emotions, thoughts, and behavior involving a child's ability to engage with their environment, such as friends, peers, adults, etc. This allows them to adapt effectively to hope, community, and nation. This research aims to analyze the development of social-emotional children who are fatherless in life and facilitate readers so that they can increase their understanding of the stages of development of an emotional child who is in a fatherless condition. Data analysis was conducted via technique interview by taking five samples from 3 sources. The results of this study conclude that from 5 samples with three different fatherless characteristics, development socially. The child's emotions are pretty stable in the case of a fatherless long-distance marriage.
Stimulasi Daya Ingat Anak Usia 6 Tahun melalui Pembelajaran Video Animasi Diya Fatihah Zahra; Febry Maghfirah
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 2 (2026): in Progress
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i2.8116

Abstract

Daya ingat merupakan keterampilan kognitif yang berkembang dalam proses penyimpanan informasi melalui stimulus visual maupun auditori sehingga informasi tersebut dapat digunakan kembali ketika perlu. Video animasi memiliki desain yang menarik secara visual serta membantu anak menyimpan informasi cukup lama di dalam daya ingat mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis stimulasi daya ingat anak usia enam tahun melalui pembelajaran video animasi yang berfokus pada memori jangka pendek. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek dalam penelitian ini terdiri atas anak berusia enam tahun berinisial AR serta pengasuhnya yang berinisial BM. Metode pengumpulan data yang digunakan berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi yang kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles Huberman. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa bahwa video animasi mampu menstimulasi daya ingat anak usia enam tahun dalam indikator encoding, storage, dan retrieval. Dengan demikian, video animasi dapat diintegrasikan secara sistematis dalam praktik pembelajaran PAUD sebagai strategi stimulasi memori jangka pendek anak.