Muhammad Hendra Yunal
Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pendidikan Arab Saudi:Tantangan dan Reformasi Muhammad Hendra Yunal
Akademika: Jurnal Keagamaan dan Pendidikan Vol. 18 No. 1 (2022): Akademika: Jurnal Keagamaan dan Pendidikan | Juni 2022
Publisher : STAIN Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56633/jkp.v18i1.358

Abstract

Arab Saudi sebagai salah satu negara terkaya di Timur Tengah mengalami pembaharuan di bidang pendidikan dari masa ke masa. Diawali oleh Raja Faisal bin Abdul Aziz melalui slogan “free education for all”mendorong warganya untuk belajar melalui lembaga-lembaga pendidikan yang disediakan oleh pemerintah dan menyediakan program beasiswa bagi keluarga yang kurang mampu. Sampai pada masa Raja Abdullah bin Abd Aziz, anggaran pendidikan dialokasikan 27% dari total anggaran belanja Negara Arab Saudi. Para pemuda Arab Saudi diberikan beasiswa untuk belajar/kuliah ke luar negeri, seperti ke Amerika, Inggris, Australia, Jepang Malaysia dan negara-negara lainnya. Namun, kebijakan yang dibuat oleh Pemerintah Arab Saudi ini dinilai belum menyentuh aspek fundamental terkait muatan kurikulum pendidikan yang mereka gunakan yang terkesan memberi ruang dan bibit subur bagi lahirnya radikalisme dan ekstrimisme, sehingga perlu direformasi. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan Pendidikan di Arab Saudi: berikut tantangan yang dihadapi dan reformasi yang dilakukan. Desain penelitian ini adalah penelitian kualitatif dan metode yang digunakan adalah studi pustaka (library reseach) melalui teknik pengumpulan data dokumentasi. Selanjutnya data dianalisis dengan menggunakan pendekatan deskriptif analisis. Temuan dalam penelitian ini menggambarkan berbagai tantangan yang dihadapi oleh Pemerintah Arab Saudi, seperti; menyusupnya paham-paham radikal di lembaga pendidikan agama dan makin menipisnya cadangan minyak bumi sebagai sumber utama pendapatan negara. Menyikapi tantangan tersebut, Pemerintah Arab Saudi mengeluarkan kebijakan reformis; Pertama, mereformasi sistem pendidikannya, mengakhiri ekstrimisme agama dan mengarah kepada moderasi dan toleransi. Kedua, transformasi sosio-ekonomi melalui program diversifikasi ekonomi dan juga turut mempengaruh kebijakan di bidang sosial dan budaya.