This Author published in this journals
All Journal Jurnal Registratie
Nadya Anggara Putri
Institut Pemerintahan Dalam Negeri

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PELAYANAN AKTA KEMATIAN MELALUI INOVASI PETI MEGATRUH PADA DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN KEBUMEN Arsa Wafa Shidiqoh; Nadya Anggara Putri
Registratie Vol 5 No 2 (2023): Registratie
Publisher : Program Studi Studi Kependudukan dan Pencatatan Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33701/jurnalregistratie.v5i2.3700

Abstract

Pelayanan terkait akta kematian merupakan salah satu bentuk dari pelayanan publik. Pencatatan dan pelaporan kematian merupakan sesuatu yang penting dan harus dilaporkan, karena pencatatan peristiwa kematian sebagai sumber data statistik yang akurat. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Kebumen membuat suatu inovasi dalam pelayanan akta kematian melalui program Inovasi “Peti Megatruh” (Pengelolaan Pelaporan kematian Melalui Gerakan Administasi Kependudukan Cepat, Profesional, Akurat, dan Handal). Adapun tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana pelayanan akta kematian melalui program inovasi “Peti Megatruh” serta faktor penghambatnya pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Kebumen. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan analisis terhadap teori inovasi pelayanan menurut Teori Rogers. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan wawancara, dokumentasi dan observasi. Kemudian data yang diperoleh dianalisis melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan akta kematian menggunakan inovasi “Peti Megatruh” dalam pelayanan akta kematian di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Kebumen belum dapat menjadikan pelayanan tersebut menjadi lebih optimal. Hal ini dikarenakan program inovasi “Peti Megatruh” baru diterapkan dan dalam pelaksanaannya serta masih terdapat beberapa faktor penghambat diantaranya kurangnya sumber daya manusia serta perangkat desa yang belum sepenuhnya memahami konsep inovasi peti megatruh. Kata kunci: Pelayanan; Inovasi; Administrasi Kependudukan