Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Rencana dan Realisasi Laba Penjualan Sepeda Motor Pada PT. Suzuki Sangatta Kabupaten Kutai Timur Andi Syarifuddin; Samiati Samiati
Tinta Nusantara 2018 Vol.1 Vol 2 No 1 (2016): JURNAL TINTA NUSANTARA
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Nusantara Sangatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55770/tn.v2i1.15

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui Tingkat Realisasi Penjualan Sepeda Motor Pada PT. Suzuki Sangatta Kabupaten Kutai Timur serta sebagai bahan masukan bagi PT. Suzuki Sangatta Kabupaten Kutai Timur atas target dan realisasi kaitannya dengan laba. Dari hasil analisa pembahasan, setelah menemukan hasil perhitungan selisih perbedaan laba kotor penjualan Sepeda Motor Satria FU ISO antara rencana dan realisasi, maka penulis melakukan wawancara langsung dengan Kepala Cabang Suzuki Sangatta. Faktor-faktor penyebab terjadinya penurunan penjualan motor tersebut, di antaranya; Peminat motor besar mulai menurun disebabkan pada tahun 2013 motor matic sedang jadi brand new. Sehingga Pada tabun 2013, direktur atau kepala cabang merencanakan untuk lebih fokus pada peningkatan penjualan motor bebek karena di tahun sebelumnya, penjualan motor tersebut menurun dan kalah bersaing dengan dealer Yamaha. Sehingga sebagian sales yang memasarkan Motor Satria FU 150 banyak dialihkan ke motor bebek PT. Suzuki Sangatta Kabupaten Kutai Timur adalah perusahaan jasa penjualan Sepeda motor yang mana persediaan persediaan pada laporan bukan dimaksudkan sebagai perhitungan cost of goods sold melainkan hanya sebagai persediaan supplies. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan yang telah penulis uraikan sebelumnya, maka dapat diketahui PT. Suzuki Sangatta mengalami penurunan laba kotor dari target yang direncanakan pada tahun 2013 dan tahun 2014. Hal tersebut terjadi karena dipengaruhi adanya penurunan nilai jual per unit dan penurunan kuantitas penjualan.
PENGARUH IMPLEMENTASI RELATIONSHIP MARKETING TERHADAP CUSTOMER LOYALTY PADA BANK RAKYAT INDONESIA UNTI SANGATTA LAMA KUTAI TIMUR Abd. Jalil; Andi Syarifuddin; Sirenaldi
Tinta Nusantara 2018 Vol.1 Vol 3 No 1 (2017): JURNAL TINTA NUSANTARA
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Nusantara Sangatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55770/tn.v3i1.74

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena persaingan di perusahaan jasa keuangan dalam mempertahankan nasabahnya. Banyaknya Lembaga keuangan yang ada di Sangatta, tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh implementasi relationship marketing yang meliputi understanding customer expectation, building service partnership, total quality management serta empowering employes secara parsial terhadap customer loyalty pada Bank Rakyat Indonesia (BRI) Unit Sangatta Lama di Kutao Timur dan variable manakah yang dominan memberikan pengaruh secara positif dan signifikan terhadap customer loyalty. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitaif, hasil dari penelitian ini antara lain, 1) niali koefisien Beta (β) sebesar 0.310 dengan taraf signifikansi 0,007. Kemudian untuk variable Building Service Partnership diperoleh koefisien beta sebesar yaitu 0,576 dengan taraf signifikansi 0,000. Berikutnya variable Total Quality Management diperoleh koefisien beta sebesar yaitu 0,289 dengan taraf signifikansi 0,024. Dan terakhir variable empowering empolyees diperoleh koefisien beta sebesar 0,340 dengan taraf signifikansi 0,000. Semua hasil di atas dapat dijadikan pengambilan keputusan bahwa secara parsial variable understanding customer expectation, building service partnership, total quality management dan empowering employees memberikan pengaruh secara positif dan signifikan terhadap customer loyalty pada Bank Rakyat Indonesia (BRI) Unit Sangatta Lama di Kutai Timur. 2) variable yang dominan berpengaruh terhadap customer loyalty pada Bank Rakyat Indonesia (BRI) Unit Sangatta Lama di Kutai Timur adalah variable building service partnership dengan ditunjukkan koefisien Beta (β) paling besar yaitu 0,576 dibandingkan dengan variable-variable yang lain.