James Rianto Situmorang
Universitas Katolik Parahyangan, Bandung, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Pemasaran Media Sosial Terhadap Loyalitas Pelanggan KFC Di Kota Bandung James Rianto Situmorang
Cakrawala Repositori IMWI Vol. 7 No. 02 (2024): Cakrawala Repositori IMWI
Publisher : Institut Manajemen Wiyata Indonesia & Asosiasi Peneliti Manajemen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52851/cakrawala.v7i02.637

Abstract

Media sosial yang dapat diakses masyarakat sangat beragam seperti Facebook, Instagram, Twitter (X), WA, Youtube, dan sebagainya. Medsos dapat diakses oleh telepon seluler dengan sangat mudah sehingga pengguna medsos di Indonesia pada tahun 2022 dapat mencapai 191 juta orang. Perusahaan yang menjual produk melihat pengguna medsos sebagai target potensial untuk membeli barang atau jasa yang mereka tawarkan, salah satunya adalah restoran cepat saji KFC. KFC melakukan pemasaran lewat berbagai media medsos yang terkenal, salah satunya adalah Facebook. Tampilan Facebook KFC kelihatannya lebih variatif dibandingkan medsos lainnya. Pemasaran medsos dilakukan KFC adalah agar konsumen membeli produk yang ditawarkan sehingga akahirnya dapat diciptakan loyalitas pelanggan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemasaran medsos terhadap loyalitas pelanggan KFC di kota Bandung. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pelanggan KFC di kota Bandung. Pengambilan sampel menggunakan teknik convenience sampling dengan jumlah sampel sebanyak 100 responden. Hasil penelitian menunjukkan Hipotesis yang mengatakan Pemasaran Medsos berpengaruh terhadap Loyalitas Pelanggan KFC di kota Bandung dapat dibuktikan. Koefisien determinasi sebesar 18,8% yang menunjukkan besarnya pengaruh Pemasaran Medsos terhadap Loyalitas Pelanggan Uji regresi menghasilkan persamaan linier Y = 8.638 + 0.225 X, yang menunjukkan bahwa Pemasaran Medsos memberikan kontribusi yang positif bagi Loyalitas Pelanggan KFC di kota Bandung.
Pengaruh Pemasaran Media Sosial Terhadap Loyalitas Pelanggan KFC Di Kota Bandung James Rianto Situmorang
Cakrawala Repositori IMWI Vol. 7 No. 2 (2024): Cakrawala Repositori IMWI
Publisher : Institut Manajemen Wiyata Indonesia & Asosiasi Peneliti Manajemen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52851/cakrawala.v7i02.637

Abstract

Media sosial yang dapat diakses masyarakat sangat beragam seperti Facebook, Instagram, Twitter (X), WA, Youtube, dan sebagainya. Medsos dapat diakses oleh telepon seluler dengan sangat mudah sehingga pengguna medsos di Indonesia pada tahun 2022 dapat mencapai 191 juta orang. Perusahaan yang menjual produk melihat pengguna medsos sebagai target potensial untuk membeli barang atau jasa yang mereka tawarkan, salah satunya adalah restoran cepat saji KFC. KFC melakukan pemasaran lewat berbagai media medsos yang terkenal, salah satunya adalah Facebook. Tampilan Facebook KFC kelihatannya lebih variatif dibandingkan medsos lainnya. Pemasaran medsos dilakukan KFC adalah agar konsumen membeli produk yang ditawarkan sehingga akahirnya dapat diciptakan loyalitas pelanggan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemasaran medsos terhadap loyalitas pelanggan KFC di kota Bandung. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pelanggan KFC di kota Bandung. Pengambilan sampel menggunakan teknik convenience sampling dengan jumlah sampel sebanyak 100 responden. Hasil penelitian menunjukkan Hipotesis yang mengatakan Pemasaran Medsos berpengaruh terhadap Loyalitas Pelanggan KFC di kota Bandung dapat dibuktikan. Koefisien determinasi sebesar 18,8% yang menunjukkan besarnya pengaruh Pemasaran Medsos terhadap Loyalitas Pelanggan Uji regresi menghasilkan persamaan linier Y = 8.638 + 0.225 X, yang menunjukkan bahwa Pemasaran Medsos memberikan kontribusi yang positif bagi Loyalitas Pelanggan KFC di kota Bandung.