Banjir merupakan tergenangnya suatu tempat diakibatkan oleh curah hujan yang tinggi dan menyebabkan meluapnya air yang melebihi kapasitas pembuangan air di suatu wilayah dan menimbulkan kerugian ekonomi, sosial dan fisik. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kondisi drainase dan sungai yang ada di Desa/Kelurahan Paluh Kemiri, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara yang tidak bisa mampu menampung besarnya debit yang masuk akibat curah hujan yang tinggi pada akhir tahun. Oleh karena itu dalam kajian ini yang akan dibahas adalah potensi genangan banjir di sekitar drainase yang terdapat di salah satu Kecamatan Lubuk Pakam. Analisis ini menggunakan aplikasi Hydrologic Engineering Center – River Analysis (HEC-Ras) dan Enviromental Protection Agency Storm Water Management Model (EPA SWMM). pengumpulan data yang mencakup data geometrik, data curah hujan dari BMKG, dan data tata guna lahan. Metode Log Pearson III memenuhi syarat distribusi frekuensi curah hujan. Selanjutnya dilakukan perhitungan debit banjir menggunakan Metode Rasional untuk kala ulang 5, 10, 25, 50, dan 100 tahun setelah itu dilakukan perhitungan debit kapasitas saluran dengan Metode R. Manning. Dari hasil perhitungan manual, analisis genangan banjir pada drainase dengan menggunakan software Hydrologic Engineering Center – River Analysis (HEC-RAS) dan Software Enviromental Protection Agency Storm Water Management Model (EPA SWMM) terlihat terdapat genangan banjir pada kala ulang 25, 50, dan 100 tahun.