Nurdiana A Azis
Departemen Agrobisnis Perikanan, Fakultas Perikanan Dan Ilmu Kelautan, Universitas Halu Oleo, Kendari, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Edukasi Pengelolaan Keuangan Keluarga Nelayan di Desa Sorue Jaya Kecamatan Soropia Provinsi Sulawesi Tenggara Nurdiana Azis; Asriyana; La Ode Muh Yasir Haya; La Onu La Ola; Roslindah Daeng Sian; Nurhuda Annaastasia; Azwar Sidiq; Haeruddin; Pono Suderajad
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JAPIMAS) Vol. 4 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/japimas.v4i1.80

Abstract

Masyarakat Desa Sorue Jaya dominan memiliki mata pencaharian utama berasal dari pemanfaatan sumber daya alam yang ada di dalam lautan. Pendapatan yang diperoleh dari hasil melaut seringkali bersifat tidak tetap dan cenderung fluktuatif, sehingga sulit untuk merencanakan pengeluaran secara efektif. Kondisi seperti ini yang mengakibatkan nelayan menjadi miskin. Di samping itu tingkat pendidikan nelayan masih sangat rendah mendatangkan masalah tersendiri yaitu masalah keuangan. Hal ini disebabkan karena pendapatan dari penjualan hasil tangkapan seringkali digunakan untuk tujuan konsumtif. Tujuan Pemberdayaan Kepada Masyarakat (PKM) ini adalah untuk meningkatkan pemahaman rumah tangga nelayan dalam pengelolaan keuangan untuk memenuhi kebutuhan hidup dan mengurangi kebiasaan konsumtif. Tahapan kegiatan PKM dimulai dengan kegiatan survey pendahuluan kemudian selanjutnya dilakukan tahap sosialisasi. Peserta kegiatan PKM ini sebanyak 18 orang yang terdiri dari 3 orang laki-laki dan 15 orang perempuan. Melalui kegiatan PKM ini rumah tangga nelayan di Desa Sorue Jaya mengerti dan memahami bagaimana pengelolaan keuangan antara lain: tujuan pengelolaan keuangan, mengenali kondisi keuangan rumah tangga, membuat perencanaan keuangan yang baik, menyusun prioritas kebutuhan konsumsi, perlunya catatan keuangan rumah tangga, persiapan dana darurat, dan meninjau pengelolaan keuangan secara periodik.
Peningkatan Literasi Keuangan Untuk Penguatan Kapasitas Ekonomi Masyarakat Desa Tanjung Bunga Konawe Utara Roslindah Daeng Siang; La Ode Muh. Yasir Haya; Firman; Akhmad Mansyur; Nurdiana Azis; Bobby Afyudi; Budiyanto; Ali Fasa
Jurnal Pengabdian Meambo Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEAMBO
Publisher : PROMISE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/jpm.v5i1.260

Abstract

Provinsi Sulawesi Tenggara, yang menurut Strategi Nasional Literasi Keuangan Indonesia (SNLIK) 2022 hanya mencapai 31.95%, termasuk salah satu yang terendah di Indonesia. Hal ini menunjukkan adanya kesenjangan yang signifikan, terutama di wilayah pesisir dan komunitas UMKM mikro seperti yang ada di Konawe Utara. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan produk keuangan legal, termasuk tabungan, KUR (Kredit Usaha Rakyat), asuransi mikro, dan koperasi resmi, yang penting untuk mendorong masyarakat pesisir agar lebih mengenal dan memanfaatkan layanan keuangan formal. Kegiatan utama meliputi edukasi, pelatihan, dan pendampingan literasi keuangan yang bertujuan untuk membantu masyarakat mengelola pendapatan dengan lebih baik, meningkatkan kesadaran menabung, serta menghindari pinjaman ilegal. Hasil yang dicapai dalam kegiatan ini menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pemahaman literasi keuangan masyarakat. Peserta dapat memahami konsep dasar pengelolaan keuangan, seperti pencatatan, perencanaan, dan pengambilan keputusan keuangan yang bijak. Mereka juga mampu menyusun anggaran rumah tangga dan usaha dengan lebih terstruktur, serta mengenal produk keuangan yang legal, yang pada akhirnya mendorong mereka untuk mulai mengakses layanan keuangan tersebut.. Kegiatan pengabdian ini telah memberikan dampak positif terhadap ketahanan ekonomi masyarakat dan keberlanjutan usaha lokal di Desa Tanjung Bunga, dengan harapan dapat memperkuat kapasitas ekonomi masyarakat pesisir, pertanian, dan UMKM di Konawe Utara.