Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penyuluhan Peningkatan Nilai Tambah dan Siklus Hidup (Life Cycle) Produk Umkm pada Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) di Kelurahan Rempoa, Ciputat, Tangerang Agung Suprayitno; Agtovia Frimayasa; Yanthy Herawaty Purnama
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Penelitian Terapan Vol. 3 No. 3 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Penelitian Terapan (Juli - September 2025)
Publisher : Greenation Publisher & Yayasan Global Resarch National

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jpmpt.v3i3.1259

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan sektor penting dalam pembangunan ekonomi nasional, termasuk di wilayah Kelurahan Rempoa, Kecamatan Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan. Namun demikian, masih banyak pelaku UMKM di wilayah tersebut yang menghadapi kendala dalam pengembangan produk, pemasaran, dan pengelolaan usaha secara profesional. Rendahnya pemahaman terhadap inovasi produk, manajemen siklus hidup produk (product life cycle), dan penerapan prinsip continuous improvement menjadi tantangan utama yang menyebabkan rendahnya nilai tambah dan daya saing produk. Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini, penulis sebagai dosen Manajemen Operasional dari Universitas Dian Nusantara (Undira) melakukan penyuluhan kepada pelaku UMKM dengan tujuan meningkatkan kapasitas mereka dalam mengelola usaha secara inovatif, adaptif, dan berkelanjutan. Kegiatan dilakukan melalui metode partisipatif yang mencakup presentasi materi, studi kasus, diskusi, dan evaluasi produk. Materi penyuluhan difokuskan pada peningkatan nilai tambah produk, strategi pengemasan dan branding, serta pemanfaatan digital marketing. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memperoleh pemahaman baru terkait pentingnya manajemen operasional dalam memperpanjang siklus hidup produk serta meningkatkan daya saing di pasar. Meskipun terdapat kendala dalam pelaksanaan, antusiasme peserta menunjukkan bahwa kegiatan ini memberikan manfaat nyata. Ke depan, kegiatan ini akan ditindaklanjuti dengan program pendampingan dan pelatihan lanjutan untuk memastikan implementasi berkelanjutan. Melalui sinergi antara akademisi, pemerintah, dan masyarakat, UMKM di Kelurahan Rempoa diharapkan dapat tumbuh secara mandiri dan berkontribusi terhadap kesejahteraan lokal.
Analisa Pelayanan terhadap hasil Review Penjualan Produk pada salah satu UMKM Binaan Koperasi CU Rakyat Sejahtera Abadi Kota Bekasi dengan Metode FMEA Agung Suprayitno; Agtovia Frimayasa
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 7 No. 5 (2026): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Mei - Juni 2026)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jemsi.v7i5.9094

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan koperasi memiliki peran strategis dalam perekonomian daerah sebagai penopang pertumbuhan ekonomi dan pencipta lapangan kerja, namun sering menghadapi kendala kualitas pelayanan yang berdampak langsung pada kepuasan konsumen dan kinerja penjualan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis permasalahan pelayanan, mengidentifikasi akar penyebab masalah, serta menyusun usulan perbaikan yang berdampak pada hasil penjualan pada usaha jahit yang merupakan salah satu anggota UMKM Koperasi CU Raja Kota Bekasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan secara mendalam hanya melalui wawancara kepada pelaku usaha jahit sebagai informan utama. Analisis data dilakukan menggunakan metode Failure Mode and Effects Analysis (FMEA) untuk mengidentifikasi potensi kegagalan dalam proses pelayanan, menilai dampak yang ditimbulkan, serta menentukan prioritas perbaikan berdasarkan tingkat risiko. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permasalahan utama yang terjadi adalah penurunan kepuasan pelanggan akibat sikap penjahit yang terlalu idealis dalam mengerjakan jahitan, cenderung tidak ingin mengikuti keinginan konsumen atau tren yang berkembang, serta beranggapan bahwa hasil jahitan harus sesuai keinginan dan standar kualitas versi dirinya sendiri, bukan berpatokan pada apa yang diminta pembeli. Selain itu ditemukan kurangnya komunikasi yang efektif saat penerimaan pesanan, serta belum adanya standar operasional prosedur yang baku dan terdokumentasi. Berdasarkan analisis FMEA, risiko tertinggi berada pada ketidaksesuaian hasil jahitan dengan permintaan konsumen yang berdampak langsung pada hilangnya pelanggan dan penurunan volume penjualan. Usulan perbaikan yang disusun meliputi penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) pelayanan dan produksi, penerapan formulir pemesanan tertulis, peningkatan komunikasi dan verifikasi pesanan, serta sistem pencatatan dan evaluasi kualitas hasil kerja. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi acuan bagi pengelola usaha dan Koperasi CU Raja dalam meningkatkan kualitas pelayanan, daya saing usaha, serta kinerja penjualan secara berkelanjutan.