Subandi, Ahmad
Bidan Prada: Jurnal Publikasi Kebidanan Akbid YLPP Purwokerto

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS FAKTOR IBU YANG BERHUBUNGAN DENGAN STATUS GIZI BALITA DI DESA SLARANG KECAMATAN KESUGIHAN CILACAP TAHUN 2017 ., Sujianti; Subandi, Ahmad; ., Yuniariana
Bidan Prada: Jurnal Publikasi Kebidanan Akbid YLPP Purwokerto 2017: PROSIDING SEMINAR NASIONAL DAN PRESENTASI HASIL-HASIL PENELITIAN SERTA PENGABDIAN MASYARAKAT B
Publisher : Bidan Prada: Jurnal Publikasi Kebidanan Akbid YLPP Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.93 KB)

Abstract

Riskesdas 2007, 2010, 2013 shows that Indonesia still has nutritional problems. The prevalence of underweight (wasting) among toddlers is from 13.6% to 13.3% and decreases 12.1%. The prevalence trend of stunting is 36.8%, 35.6%, 37.2%. The prevalence of underweight is 18.4%, 17.9% and 19.6%, respectively. Nutrition disorders in children under five are the cumulative effects of various factors. Indirect factors which are associated with the mother are levels and knowledge about nutrition, family income, and environmental sanitation. Data from the Public Health Office of Cilacap Regency in 2016 ranked Cilacap as the 2nd malnutrition cases of toddlers in Central Java with the number of 77 cases. Slarang village has 1059 children under five years old, where 5% of them have less nutrition (48 cases) in February 2017. This research aimed to know the factors of mother associated with nutritional status of toddlers in Slarang village, Kesugihan, Cilacap 2017. A descriptive design and cross-sectional time-based study was conducted. The data collected was primary data using questionnaires included age, education, occupation, birth spacing, number of children and number of toddlers .Univariable data was used to explain the rotation of each table and bivariable using chi square was used to analyze the data. The result of the study indicated the factors of mother associated with nutritional status of toddlers. The results showed that mother’s factor which related to the nutritional status of toddlers was the age. Education, employment, birth spacing, number of children under five and number of children were not related to the nutritional status of toddlers in Slarang village, Kesugihan district in 2017.  Keywords: mother‘s factors analysis, nutritional status, toddlers
TERAPI TERIHADAP REMAJA KORBAN NARKOTIKA MELALUI PROSES IRSYAD Subandi, Ahmad
Al Qalam Vol 18 No 88-89 (2001): January - June 2001
Publisher : Center for Research and Community Service of UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten-Serang City-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1835.675 KB) | DOI: 10.32678/alqalam.v18i88-89.1460

Abstract

Tulisan ini hendak mendeskripsikan proses pelaksanaan terapi remaja korban narkotika melalui ajaran Islam dalam memulihkan kesehatan mental dan fisik yang dilakukan oleh Pondok lnabah I Psantren Suryalaya Tasikmalaya Jawa Barat. Proses ini melibatkan unsur (1) mursyid, yaitu Abah Anom dan para asistennya, (2) materi pembinaan, (3) metode pembinann Inabah yang kemudian juga menjadi nama tempat pembinaan yang genuine diciptakan oleh Abah Anom, (4) media pembinaan, dan (5) mursyad bih atau Anak Bina.Seorang metodologis hasil penelitian yang dideskripsikan merupakan pandangan emic, yang kemudian dibedah dengan mengacu pada kajian pustaka sebagai pandangan etic. Pembahasan ini difokuskan terhadap proses terapi sebagai proses irsyad dan efektivitas irsyad sebagai proses terapi.Pada dasanya, irsyad adalah salah satu dari sekian banyak bentuk dakwah Islam. Secara substansial filosofis, irsyad berarti menunjukkan kebenaran ajaran dan membimbing orang lain dalam menjalankannya yang berlangsung dalam suasana tatap muka dengan penuh keakraban. Dalam perspektif psikologi, konsep irsyad (dan syifa) merupakan wujud kongkret dari religio-psikoterapi, yaitu salah satu pendekatan bimbingan dengan menerapkan psikoterapi berdasarkan pendekatan agama. Karena, sebagaimana diakui oleh May, pada sejatinya ajaran agama dapat dijadikan salah satu metode dalam mewujudkan kesehatan mental manusia. Dengan demikian, dalam bahasa sederhana, dapat dirumuskan bahwa religio-psikoterapi tidak lain penyembuhan penyakit melalui hidup kejiwaan yang didasari nilai keagamaan.Secara lebih jauh, tulisan ini akan melihat irsyad sebagai salah satu bentuk religio-psikoterapi. dengan terlebih dahulu mengungkap sejumlah hal berkenaan dengan irsyad sebagai proses terapi, seperti maudhu' irsyad, karakter atau sifat-sifat dasar yang harus dimiliki oleh seorang mursyid, karakteristik mursyad bih (klien), disusul kemudian dengan macam-macgm metode irsyad, yang kemudian diakhiri dengan bahasan mengenai efektivitas irsyad sebagai salah satu bentuk religio-psikoterapi. Tulisan ini menggunakan dua pendekatan sekaligus, yaitu pendekatan normatif dan pendekatan analitik-psikologis.Konsep kunci yang digunakan bagi perawatan dan pemulihan kesehatan mental bagi fisik remaja korban narkotika di Pondok lnabah adalah konsep “lnabah” itu sendiri yang juga sekaligus diJadikan nama pusat kegiatan.