Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Flood Mitigation in East Coast Semarang City: Hydrological and Hydraulic Analysis for Polder System Optimization Ikhwanudin; Harjanto, Imadudin; Afifah, Risdiana Cholifatul; Farida Yudaningrum
Advance Sustainable Science Engineering and Technology Vol. 8 No. 1 (2026): November - January
Publisher : Science and Technology Research Centre Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/asset.v8i1.2764

Abstract

Flooding is a recurring hazard across Indonesia, particularly in urban regions such as Semarang City, where high-intensity rainfall, tidal surges, land subsidence, and changes in land use contribute to frequent inundation. This study investigates the effectiveness of the Sringin Polder system in mitigating flood risks through an integrated hydrological and hydraulic analysis. The hydrological component involved calculating design rainfall values for various return periods, with a peak intensity of 113 mm recorded for the 10-year event. These values were used to simulate flood discharges using HEC-RAS.For the 25-year return period, the main river channel produced a simulated flood discharge of 47.42 m³/s, resulting in water overtopping the left embankment by 0.545 m at station P.30.  calculated flood flow and the existing capacity of the river cross-sections.
PEMETAAN AREA GENANGAN BANJIR SUNGAI BABON DENGAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS Ikhwanudin, Ikhwanudin; Leny Putriani; Alfiah Maulina Kusumawati; Farida Yudaningrum
Journal of Economic, Business and Engineering (JEBE) Vol. 7 No. 2 (2026): April
Publisher : Universitas Sains Al Qur'an

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32500/jebe.v7i2.11026

Abstract

Sungai Babon adalah sungai yang melewati Kabupaten Semarang dan Kabupaten Demak. Sungai ini mengalami peluapan yang disebabkan debit sungai melewati batas normalnya. Sehingga dapat mengakibatkan kerugian besar bagi masyarakat yang terdampak. Dengan penelitian yang dilakukan bertujuan untuk mengetahui debit rencana Sungai Babon, pemetaan area genangan banjir Sungai Babon dan luas area genangan banjir pada sekitar Sungai Babon. Dengan analisis HSS Nakayasu menggunakan kalibrasi di Sungai Babon didapatkan pemetaan dengan luasan area yang tergenang. Pemetaan area dengan luasan terbesar yang terdampak genangan banjir Sungai Babon dengan luasan kala ulang 2 tahun sebesar 9,042 km², kala ulang 5 tahun sebesar 9,859 km², kala ulang 10 tahun sebesar 10,702 km², kala ulang 25 tahun sebesar 11,312 km², kala ulang 50 tahun sebesar 11,691 dan kala ulang 100 tahun sebesar 13,73 km². Desa yang terdampak genangan banjir Sungai Babon meliputi Bandungrejo, Bangetayu Wetan, Banjardowo, Batursari, Bedono, Genuksari, Jamus, Jetaksari, Kalisari, Karangroto, Kudu, Ngemplak, Pedurungan Kidul, Pedurungan Lor, Penggaron Kidul, Penggaron Lor, Plamongansari, Purwosari, Sambungharjo, Sayung, Sriwulan, Terboyo Wetan, Tlogomulyo, Trimulyo, dan Wringinjajar.