Bahrudin Bahrudin
Staf dosen Program Studi Agroteknologi. Fakultas Pertanian. Universitas Tadulako

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Berbagai Jenis Bokhasi Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Bayam Giti Hijau Mega S Haruna; Muh. Ansar; Bahrudin Bahrudin
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 5 No 2 (2017): April
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh berbagai jenis bokashi terhadap pertumbuhan dan hasil bayam giti hijau. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan tiga kali ulangan. Perlakuan yang diberikan adalah pemberian berbagai dosis bokashi yang terdiri atas lima taraf, yaitu : Kontrol, bokashi daun gamal 40 t/ha, bokashi daun johar 40 t/ha, bokashi daun lamtoro 40 t/ha, dan bokashi kotoran kambing 40 t/ha. Masing-masing perlakuan terdiri dari tiga ulangan sehingga terdapat 3 x 5 = 15 unit percobaan. Pengolahan data penelitian dilakukan dengan menggunakan ANOVA selanjutnya perlakuan yang memberikan pengaruh diuji lanjut dengan uji beda nyata terkecil. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian berbagai jenis bokashi tidak berpengaruh nyata terhadap jumlah daun, tinggi tanaman, diameter batang, luas daun, tetapi berpengaruh nyata terhadap berat segar tanaman.
Pertumbuhan Dan Hasil Tanam Cabai Rawit (Capsicum frustescens L.) Yang Diberi Berbagai Pupuk Organik Dan Jenis Mulsa Fitri Muliati; Andi Ete; Bahrudin Bahrudin
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 5 No 4 (2017): Agustus
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan Poboya, Kota Palu, Sulawesi Tengah. Pada bulan Desember 2014 - April 2015, dengan tujuan untuk mengetahui pertumbuhan dan hasil tanaman cabai rawit yang diberi berbagai pupuk organik dan jenis mulsa. Penelitian ini menggunakan (RAK) pola faktorial terdiri dari dua faktor. Faktor pertama adalah pupuk organik (P) yang terdiri dari 3 (tiga) macam yaitu :P0 = Tanpa Pupuk Organik, P1 = Pupuk Kandang Kambing, P2 = Bokasi sisa tanaman. Faktor kedua adalah jenis mulsa (M) yang terdiri dari 3 (tiga) jenis yaitu : M0 = Tanpa Mulsa, M1 = Mulsa Jerami Padi, M2 = Mulsa Sabut Kelapa. Terdapat 9 kombinasi perlakuan, perlakuan diulang sebanyak 3 kali. Setiap kombinasi perlakuan diwakili olehdua (2)polibag atau dua tanaman sehingga terdapat 54 unit tanaman (polibag). Hasil penelitian menunjukan tidak terjadi interaksi antara berbagai pupuk organik dan jenis mulsa. Pemberian pupuk organik kandang kambing memberikan hasil terbaik pertumbuhan maupun hasil tanaman cabai rawit dibandingkan dengan bokashi dan tanpa pupuk. Demikian pula mulsa jerami padi lebih baik dibandingkan dengan sabut kelapa.