Saiful Bahri
Universitas Islam Zainul Hasan Genggong Probolinggo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Sihir Dalam Sudut Pandang Al-Qur’an Ummi Lailia Maghfiroh; Saiful Bahri
FIQHUL HADITS : Jurnal Kajian Hadits dan Hukum Islam Vol 1 No 1 (2023): FIQHUL HADITS: Jurnal Kajian Hadits dan Hukum Islam
Publisher : Mahad Aly PP Zainul Hasan Genggong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sihir adalah nama lain dari (gunaguna, mantra atau jampi) hal itu merupakan perbuatan aneh tidak masuk akal dan ajaib yang dilakukan dengan pesona dan digunakan untuk tujuan tertentu, seperti mencelakai orang lain. Oleh sebab itu sihir bisa menimbulkan dampak bermacam macam, seperti sakit, kematian, kebencian, gairah syahwat dan perceraian serta perselingkuhan. Dalam Al-Qur’an tidak kurang dari 30 ayat bicara mengenai sihir. Surat Al-Baqarah ayat 102 salah satu ayat yang menjadi fokus telaah ini. Asbabunuzul ayat ini, dilatarbelakangi tuduhan kafir Quraisy terhadap Nabi Muhammad SAW. bahwa ajaran yang dikembangkan beliau itu, adalah sihir, lalu turun ayat 102 Al-Baqarah ini. Dalam ayat ini Allah menceritakan perbuatan sihir orang Yahudi di zaman Nabi Sulaiman. Tujuan mereka memutar balikkan fakta dan pembangkangan terhadap kitab Taurat yang benar. Dan ilmu sihir yang mereka kembangkan, tidak ada relevansinya dengan ajaran Nabi Sulaiman. Mempelajari ilmu sihir menurut sebagian ulama tafsir, adalah boleh, menggunakan ilmu itu untuk kejahatan dilarang. Menurut para ahli tafsir, ilmu sihir termasuk ilmu yang tercela, merugikan bagi diri si penyihir dan yang terkena sihir. Karena itu kedua belah pihak bisa dikenakan sebagai sikap penolakan kebenaran atau kekafiran.