Muhammad Anshar
Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Tadulako, Palu

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH LAMA WAKTU PEMBERIAN AIR IRIGASI DAN DOSIS PUPUK KNO3 TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN MELON (Cucumis melo L.) Nurlela Nurlela; Muhammad Anshar
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 9 No 5 (2021): Oktober
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interaksi lama waktu pemberian air irigasi dan dosis pupuk KNO3 terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman melon, untuk mengetahui pengaruh lama waktu pemberian air irigasi terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman melon dan untuk mengetahui pengaruh pemberian dosis pupuk KNO3 terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman melon. Penelitian ini dilaksanakan. di Mamboro, Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore, Palu, Sulawesi Tengah, mulai dari bulan Juni sampai dengan bulan September 2018. Penelitian ini menggunakan rancangan petak terbagi (Split-plot design) yang terdiri dari 3 petak utama yaitu waktu pemberian air irigasi, W1 : 5 menit (750 ml), W2 : 10 menit (1,500 ml) dan W3 : 15 menit (2,250 ml), anak petak yaitu dosis pupuk KNO3 yang terdiri dari 3 taraf, yaitu P1 : 4,8 g tanaman-1 (32,25 kg ha-1), P2 : 8 g tanaman-1 ( 53,77 kg ha-1) dan P3 : 11,2 g tanaman-1 (75,28 kg ha-1) yang diberikan secara bertahap. dengan 3 kali ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi lama waktu pemberian air irigasi dan dosis pupuk KNO3, pemberian lama waktu pemberian air irigasi dan pemberian dosis pupuk KNO3 tidak berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman melon, akan tetapi memiliki kecenderungan terbaik untuk pertumbuhan dan hasil tanaman melon yaitu, terdapat pada perlakuan lama waktu pemberian air irigasi 15 menit dengan dosis 4,8 g tanaman-1.
PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BAWANG MERAH (Allium ascalonicum Var. Lembah Palu.) PADA POLA TANAM BERBEDA Siti Ramadhan; Muhammad Anshar; Bahrudin Bahrudin
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 10 No 1 (2022): Februari
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pola tanam bawang merah terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah lembah palu. Pengaturan pola tanam diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil dalam kegiatan budidaya bawang merah. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei sampai September 2018 di Dusun Oloboju Desa Sidera, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah. Penelitian menggunakan Rancangan Acak kelompok (RAK) dengan 4 Perlakuan dan 3 ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penanaman bawang merah secara tumpangsari dengan pola 3 baris memberikan pertumbuhan panjang daun tanaman bawang merah yang lebih panjang dari perlakuan lainnya yaitu 29,88 cm. Perlakuan tersebut juga menghasilkan diameter umbi yang lebih besar yaitu 1,58 cm dibanding perlakuan lainnya. Hasil tersebut tidaklah berbeda nyata dengan penanaman secara monokultur baik pada jumlah umbi dan bobot segar umbi bawang merah. Tumpangsari bawang merah dengan pola 3 baris diketahui mampu memberikan pertumbuhan dan hasil yang baik pada tanaman bawang merah.