Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Kerangka Operasional Pendidikan Multikultural: Konsep dan Implementasinya dalam Mewujudkan Harmoni Keberagaman Citra Indah Lestari; Ulfatul Mukarromah; Moh. Hibatul Khaqiqi Mushoffa; Ahmad Manshur
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.5490

Abstract

Pendidikan multikultural merupakan pendekatan pendidikan yang bertujuan mengakui, menghargai, dan merespons keberagaman budaya, etnis, agama, dan latar belakang sosial peserta didik. Artikel ini membahas kerangka operasional pendidikan multikultural yang mencakup konsep dasar, dimensi, prinsip, serta implementasinya dalam mewujudkan harmoni di tengah keberagaman. Dengan menggunakan pendekatan studi pustaka (library research), kajian ini menganalisis berbagai teori dan praktik pendidikan multikultural yang relevan dengan konteks Indonesia sebagai negara majemuk. Hasil kajian menunjukkan bahwa kerangka operasional pendidikan multikultural meliputi lima dimensi utama menurut James Banks, yaitu: integrasi konten, konstruksi pengetahuan, pengurangan prasangka, pedagogi kesetaraan, dan pemberdayaan budaya sekolah. Implementasi kerangka ini di lembaga pendidikan Indonesia dapat dilakukan melalui pengembangan kurikulum inklusif, penerapan metode pembelajaran kooperatif, penciptaan lingkungan belajar yang ramah keberagaman, serta penguatan kompetensi multikultural pendidik. Meskipun terdapat berbagai tantangan dalam implementasinya, pendidikan multikultural yang terstruktur secara operasional mampu menjadi sarana efektif dalam membangun harmoni keberagaman dan memperkuat persatuan bangsa.
Kerangka Operasional Multikultural dalam Pendidikan Agama Islam Erina Ifa; Ahmad Yusuf; Lutfi Aulia Syarifatul Mutmainah; Ahmad Manshur
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.5639

Abstract

Pendidikan multikultural semakin relevan dalam konteks keberagaman Indonesia yang kaya, namun kerangka operasionalnya dalam Pendidikan Agama Islam (PAI) masih minim dikaji. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kerangka operasional pendidikan multikultural dalam PAI serta menelaah implementasinya di lembaga pendidikan Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kajian pustaka, mengkaji 15 artikel dan buku yang diterbitkan antara tahun 2021 hingga 2026, dipilih berdasarkan akreditasi jurnal, relevansi, dan kemutakhiran publikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerangka operasional multikultural dalam PAI mengintegrasikan nilai toleransi, kesetaraan, dan  demokrasi  ke  dalam  desain  kurikulum,  strategi  pembelajaran,  dan manajemen kelas. Selain itu, kerangka ini menuntut guru untuk mengadopsi pedagogi yang responsif terhadap budaya, menggunakan metode kontekstual yang mengakui latar belakang budaya siswa yang beragam. Penelitian juga menemukan bahwa pesantren dan sekolah Islam yang mengoperasionalkan nilai multikultural menunjukkan kohesi sosial siswa dan pemahaman antaragama yang lebih tinggi. Integrasi kearifan lokal ke dalam PAI semakin memperkuat kerangka multikultural dengan mendasarkannya pada pengalaman hidup siswa. Kesimpulan menyatakan bahwa kerangka operasional multikultural yang terstruktur dalam PAI sangat penting untuk membangun generasi Muslim Indonesia yang toleran, inklusif, dan demokratis.
Active Learning Training with Gamification-Based Learning Media to Improve Teacher Competence Zumrotul Fauziah; Giati Anisah; Ahmad Manshur; Putri Dharma Yanti; Siti Nur Febriyanti
IJECS: Indonesian Journal of Empowerment and Community Services Vol. 7 No. 1 (2026): IJECS: Indonesian Journal of Empowerment and Community Services
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ijecs.v7i1.7515

Abstract

ABSTRACT MA Islamiyah Malo faces several learning problems, including monotonous learning methods, limited teacher competence in creating interactive learning media, and low student involvement in the learning process. Based on these problems, this community service activity aims to increase the knowledge and competence of Madrasah Aliyah Islamiyah Malo teachers regarding Active Learning methods and the creation of Gamification learning media. The method used in this community service activity was Participatory Action Research (PAR) with a problem-solving approach and participation as a form of empowerment, including training and mentoring. The results of this community service activity were: first, an increase in MA Islamiyah Malo teachers' knowledge of how to apply active learning methods to involve students in the learning process. Second, this community service activity has equipped MA Islamiyah Malo teachers with the skills to create gamified learning media using several website-based applications such as Wordwall, Bamboozle, and Superteachertool. This activity solves problems at MA Islamiyah Malo, making students more actively involved in the learning process through interactive and engaging media, such as various fun games or activities. Keywords: Active Learning, Gamification, Teachers’ Competences.  
Method of Tafsir Bil Ma‘qul: A Rational Approach in the Interpretation of the Qur'an Mochamad Hariyadi; Ahmad Manshur
Journal of Practice Learning and Educational Development Vol. 6 No. 3 (2026): Journal of Practice Learning and Educational Development (JPLED) in Press
Publisher : Global Action and Education for Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58737/jpled.v6i3.1140

Abstract

The tafsir bil ma'qul method is a rational approach to interpreting the Quran that uses reason and logic as the basis for understanding revelation. This study aims to explain the definition, basic principles, and characteristics of the tafsir bil ma'qul method, and examine its strengths and weaknesses in the contemporary context. This method is considered relevant to current developments, considering social and cultural challenges, as well as rapid scientific advancements. Through this approach, the Quran can be understood more contextually, thus addressing contemporary issues such as technological ethics, gender equality, and human rights. However, this method has weaknesses, particularly related to the potential for high subjectivity if not guided by sharia principles and proper Arabic language rules. This study used a qualitative approach with a descriptive design and thematic analysis, which included interviews with tafsir experts and analysis of relevant tafsir documents. The results show that the tafsir bil ma'qul method opens up space for a more inclusive and adaptive understanding of the times without neglecting the spiritual values ​​of Islamic teachings. Therefore, this research makes an important contribution in developing interpretations that are more relevant to the current social and scientific context.