Variabel independen dalam penelitian ini adalah Beban operasional dan pendapatan operasional (BOPO), Financing To Deposit Ratio (FDR), Non Performing Financing (NPF), dan capital adequacy ratio (CAR). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis adalah Beban operasional dan pendapatan operasional (BOPO), Financing To Deposit Ratio (FDR), Non Performing Financing (NPF), dan capital adequacy ratio (CAR) terhadap Net operating margin (NOM) pada BRI Syariah. Dalam penelitian ini menggunakan data sekunder. Data yang digunakan berupa Laporan Keuangan bank yang dipublikasikan yang didapatkan dari website Bank Indonesia. Laporan keuangan bank yang digunakan adalah laporan keuangan triwulan pada BRI Syariah Indonesia. Alat analisis yang digunakan adalah dengan metode asumsi klasik menggunakan analisis regresi linier berganda, koefisiensi determinasi, uji F atau uji simultan dan uji t atau uji parsial. Hipotesis dalam penelitian ini adalah Hasil pengujian dari SPSS variabel BOPO (X1) 3,280 dan nilai sig.nya 0,003 < 0,05, maka dari itu dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima, yaitu variabel BOPO berpengaruh secara signifikan terhadap NOM (Y) pada BRI Syariah Indonesia, sedangkan variabel FDR (X2) 1,562 dan nilai sig.nya 0,130 > 0,05, maka dari itu dapat disimpulkan bahwa Ho diterima dan Ha ditolak, yaitu variabel FDR tidak berpengaruh secara signifikan terhadap NOM (Y) pada BRI Syariah Indonesia. Untuk variabel NPF (X3) 1,583 dan nilai sig.nya 0,125 > 0,05, maka dari itu dapat disimpulkan bahwa Ho diterima dan Ha ditolak, yaitu variabel NPF tidak berpengaruh dan variabel CAR (X4) 1,650 dan nilai sig.nya 0,110 > 0,05, maka dari itu dapat disimpulkan bahwa Ho diterima dan Ha ditolak, yaitu variabel CAR tidak berpengaruh secara signifikan terhadap NOM (Y) pada BRI Syariah Indonesia.Sedangkan secara variabel independen dapat dilihat bahwa nilai F hitung sebesar 5,610 dan nilai sig. 0,002 < 0,05, maka dari itu dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima, yaitu variabel BOPO, FDR, NPF, dan CAR secara bersama-sama berpengaruh secara signifikan terhadap NOM (Y) pada BRI Syariah Indonesia.