Cikal Aura Fortuna
Universitas Negeri Malang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Perkembangan Konflik Sosial Suku Samawa dan Suku Bali di Sumbawa Besar Pada Tahun 1980-2013 Cikal Aura Fortuna; Faiza Rahmalia; Ahmad Zainul Hikam
Daya Nasional: Jurnal Pendidikan Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 1, No 4 (2023): Desember (2023)
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jdn.v1i4.70456

Abstract

Of course, it is not unfamiliar if the phenomenon of social conflict often occurs in social life in Indonesia. Considering that Indonesia is an archipelagic country that is thick with multiculturalism. This article aims to find out the development of the phenomenon of social conflict that occurred between the Samawa Tribe and the Balinese in 1980, 2003, and 2013. This research uses qualitative descriptive research methods, using two data collection techniques, namely documentation and interviews. The results showed that the phenomenon of social conflict that occurred between the Balinese and the Samawa Tribe experienced development. This can be seen from the involvement of parties in this conflict, originally this conflict only involved two tribes, then this conflict broke out and developed by involving the police.Tentunya bukan hal asing lagi jika fenomena konflik sosial seringkali terjadi dalam kehidupan bermasyarakat di Indonesia. Mengingat Indonesia merupakan negara kepulauan yang kental akan multikulturalnya. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan fenomena konflik sosial yang terjadi antara Suku Samawa dan Suku Bali pada tahun 1980, 2003, dan 2013. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif, dengan menggunakan dua teknik pengumpulan data yaitu dokumentasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fenomena konflik sosial yang terjadi antara Suku Bali dan Suku Samawa mengalami perkembangan. Hal ini dapat ditinjau dari keterlibatan pihak dalam konflik ini, semulanya konflik ini hanya melibatkan dua suku saja, kemudian konflik ini merembet dan berkembang dengan melibatkan pihak kepolisian.