Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Development of Science Process Skills Instrument on Ecology Material: A Validity and Reliability Study Muhammad Wahyu Setiyadi; Sofyan Syamratulangi; Ni Ketut Rapi; Putu Budi Adnyana; Swandi Swandi
EduMatSains : Jurnal Pendidikan, Matematika dan Sains Vol 10 No 1 (2025): July
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/edumatsains.v10i1.6642

Abstract

This research uses the Theory-Based Instrument Development Model. This model develops an instrument based on existing theories to ensure that the instrument has a strong theoretical basis. The steps are determining relevant theories, compiling instrument items based on theoretical concepts, validating content with theoretical experts, and testing the reliability and validity of empirical evidence. To determine the validity of the content, the VCR (content validity ratio) and CVI (content validity index) methods are used, item validity and reliability. The result is the validity of the content, the validity of the items, and the reliability of the developed instruments are important aspects in the development of assessment instruments. The development of science process skills instruments has great significance in the context of education. This instrument helps in measuring students' ability to carry out scientific processes such as observing, classifying, measuring, communicating, inferring, predicting, identifying variables, using number, and using spice/time relation Integrated processes: formulating hypotheses, controlling variables, devining operationally, investigating and experimenting. In this study, the science process skill instrument developed obtained the result of content validity declared very valid (0.91) based on the CVR and CVI tests, and based on the empirical test of the validity of the item and reliability (0.940) , it was stated that 21 items of science process skills were in the valid and reliable category.
PENGUATAN METODE LITERASI DAN NUMERASI BAGI GURU SMP ISLAM TERPADU AN-NISA DOMPU BERBASIS TATA KELOLA MANAJEMEN SEKOLAH Syarifuddin Syarifuddin; Lala Intan Komalasari; Swandi Swandi
Taroa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2024): Januari
Publisher : LPPM IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/taroa.v3i1.2608

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di SMP Islam Terpadu (IT) An-Nisa Dompu melalui penguatan metode literasi dan numerasi dengan pendekatan tata kelola manajemen sekolah yang baik. Kegiatan dilaksanakan dengan melibatkan para guru sebagai peserta kegiatan, dan fokus pada pengembangan metode pembelajaran yang inovatif dalam rangka meningkatkan literasi dan numerasi siswa. Pendekatan tata kelola manajemen sekolah diintegrasikan untuk memastikan efisiensi dan efektivitas pelaksanaan program, dengan dukungan penuh dari guru dan kepala sekolah. Kegiatan dilaksanakan selama dua bulan dengan melibatkan kolaborasi antara kepala sekolah SMP IT An-Nisa Dompu, dosen dari Universitas Muhammadiyah Bima, dan dosen dari STKIP Al Amin Dompu. Proses implementasi dimulai dengan penyampaian materi dan bimbingan teknis, diikuti dengan pendampingan dan pemantauan terhadap proses penerapan literasi dan numerasi. Proses penguatan dimulai dengan penyusunan program literasi dan numerasi yang melibatkan kolaborasi antara guru dan kepala sekolah. Selanjutnya, para guru melakukan persiapan perangkat pembelajaran yang memuat unsur literasi dan numerasi, termasuk dalam bentuk gambar dan video pembelajaran. Pendekatan ini diimplementasikan dalam kurun waktu dua dengan pendampingan dan pemantauan secara berkala. Hasil kegiatan menunjukkan kesuksesan kolaborasi antara guru dan kepala sekolah dalam menghasilkan program literasi dan numerasi yang terstruktur. Pemahaman mendalam para pendidik terhadap berbagai metode dan implementasi menjadi kunci keberhasilan peningkatan kemampuan siswa secara garis besar, termasuk kemampuan mengenal huruf dan angka, membaca, dan menghitung. Keberhasilan ini mencerminkan komitmen dan sinergi antarstakeholder yang terlibat dalam kegiatan pengabdian masyarakat, menciptakan dampak positif dalam memajukan mutu pendidikan di SMP IT An-Nisa Dompu.
Analisis Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Capaian Rapor Pendidikan Sekolah Dasar di Kabupaten Dompu Mujiono Sang Putra; Swandi Swandi
JPSL : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Lingkungan Vol. 4 No. 2 (2026): JPSL: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Lingkungan
Publisher : STKIP Al-Amin Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rapor Pendidikan merupakan instrumen evaluasi nasional yang menyediakan informasi komprehensif mengenai mutu satuan pendidikan dan menjadi dasar dalam penyusunan program peningkatan mutu sekolah. Keberhasilan pemanfaatan Rapor Pendidikan sangat dipengaruhi oleh kepemimpinan kepala sekolah dalam mengelola perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program berbasis data. Namun, kajian yang mengkaji praktik kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan capaian Rapor Pendidikan, khususnya pada sekolah dasar di Kabupaten Dompu, masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis praktik kepemimpinan kepala sekolah, strategi yang diterapkan, serta faktor pendukung dan penghambat dalam meningkatkan capaian Rapor Pendidikan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi multikasus. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dokumentasi, dan analisis dokumen Rapor Pendidikan yang melibatkan kepala sekolah, guru, pengawas sekolah, operator sekolah, dan komite sekolah. Analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan SaldaƱa, sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan member checking. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan capaian Rapor Pendidikan didukung oleh pemanfaatan Rapor Pendidikan sebagai dasar Perencanaan Berbasis Data, penguatan kepemimpinan instruksional melalui supervisi akademik, pengembangan budaya kolaboratif, serta pelaksanaan monitoring dan evaluasi secara berkelanjutan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kepemimpinan kepala sekolah berbasis data menjadi faktor strategis dalam meningkatkan mutu sekolah dan menghasilkan model kepemimpinan yang dapat dijadikan acuan dalam pengelolaan peningkatan capaian Rapor Pendidikan secara berkelanjutan..