Kokom Komalasari
Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kearifan Lokal Tradisi Pengajian Masyarakat Banjar sebagai Sumber Belajar IPS Alfisyah; Kokom Komalasari; Bambang Subiyakto; Agus Mulyana
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 6 No. 4 (2025): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Juni - Juli 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v6i4.5935

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menggali nilai nilai lokal yang ada pada institusi pengajian dan telah menjadi pola pembelajaran dengan semangat profetik dan kemudian mengemasnya menjadi sumber belajar. Artikel ini ditulis berdasarkan studi primer yang dilakukan kepada masyarakat dan jamaah pengajian dan studi literatur serta akumulasi pemahaman dari berbagai bacaan. Studi literatur dengan memanfaatkan mesin pencarian melalui google scholar, pdf drive, dan e-perpusnas dilakukan untuk memahami konsep tentang nilai-nilai lokal dan pembelajaran IPS. Sumber data primer diperoleh dari serangkaian penelitian yang dilakukan kepada komunitas jamaah serta pimpinan pengajian. Terdapat sejumlah nilai lokal dalam tradisi pengajian masyarakat Banjar yang dapat menjadi kekuatan dalam membentuk pembelajaran berbasis profetik. Nilai-nilai lokal tersebut tercermin dalam aktifitas batutulungan, maumpatakan, mambaca Yasin, mangaji kitab, mambaca manakib, bazikir, batahlil dan bakirim doa. Nilai-nilai ini kemudian dapat dijadikan sumber belajar IPS melalui pembelajaran kreatif. Dengan mengemas kearifan lokal dalam tradisi pengajian masyarakat Banjar ini maka pembelajaran IPS akan lebih profetik (humanis, liberalis, transendensi) dan peserta didik akan dapat lebih mengenal karakteristik sosial budayanya.
ENHANCING STUDENT’S LEARNING EXPERIENCE THROUGH THE USE OF ETHICAL DILEMMA IN ROLE PLAYING LEARNING MODEL AT SMKN DARANGDAN Mulia Sari; Kokom Komalasari; Aim Abdulkarim; Khofifah Ajeng Triani; Mohammad Rian Ari Sandi; Zulfa Ajda Khoiriyah
Prima Magistra: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 6 No. 4 (2025): Volume 6 Number 4 (October 2025)
Publisher : Program Studi PGSD Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/jpm.v6i4.5697

Abstract

A crucial problem of education in Indonesia is the low quality of learning, therefore innovation in learning model is needed to solve this problem. This study investigates the enhancement of students’ learning experience through the integration of ethical dilemma within role-playing learning model as a learning innovation. Employing a mixed-methods approach, the research utilizes both quantitative and qualitative methodologies. Quantitative data were collected using a Likert-scale questionnaire, and the result were analyzed through descriptive statistics with IBM SPSS software, yielding a mean score of 3.83. According to the Likert Scale, a score within the range of 3.41 – 4.20 indicated positive agreement, demonstrating that students generally concurred that ethical dilemma in role-playing learning model positively impacted their learning experience. In the qualitative phase, data were gathered through interviews, providing deeper insights into student’s’ perspectives of their experiences. The students expressed that the role-playing model incorporating ethical dilemmas enhanced their understanding by requiring them to comprehend of knowledge, as students were able to practice real-world decision-making skills in applying. Additionally, the model also encouraged reflecting, enabling students to evaluate and discuss their chosen solutions. Conducted at SMKN Darangdan with sample of 25 students, this study concludes that using ethical dilemma in role-playing learning model effectively improves students’ learning experience, particularly in understanding, applying, and reflecting.