Siti Nuraisyah
Prodi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Galuh Ciamis

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

GAMBARAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG RISIKO 4T DESA JAHIANG KECAMATAN SALAWU KABUPATEN TASIKMALAYA Siti Nuraisyah
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 19, No 2 (2019)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v19i2.506

Abstract

Menurut definisi WHO (World Health Organization), kematian ibu adalah kematian seorangwanita terjadi saat hamil, bersalin dengan penyebab yang berhubungan langsung atau tidak langsungterhadap kehamilan. Hasil survei di Puskesmas Salawu menunjukkan adanya ibu hamil yang berisikopada masa kehamilan yaitu berjumlah 246 orang, diantaranya ibu hamil dengan usia < 20 tahun yaituberjumlah 112 orang, usia > 35 tahun berjumlah 88 orang, > 3 anak berjumlah 37 orang dan jarakterlalu dekat < 2 tahun berjumlah 9 orang. Di Desa Jahiang 4 T yang terbanyak menyebabkanterjadinya KPD (Ketuban Pecah Dini) sebesar 25% yaitu 12 orang dari 48 ibu hamil. Dari wawancarayang di lakukan pada 10 ibu hamil 7 diantaranya belum mengatahui tentang resiko 4 T. Rancanganpenelitian merupakan rencana penelitian yang disusun sedemikian rupa sehingga peneliti dapatmemperoleh jawaban terhadap rumusan masalah. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamilsebanyak 30 orang, priode bulan Juni 2018 di Desa Jahiang Kecamatan Salawu KabupatenTasikmalaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pengetahuan ibu hamil tentangrisiko 4 T di Desa Jahiang Kecamatan Salawu Kabupaten Tasikmalaya termasuk ke dalam kategorikurang sebanyak 13 orang (43,3%). Saran bagi ibu hamil, diharapkan dapat memberikan informasiberdasarkan pengalaman terhadap kehamilan yang berisiko terhadap ibu hamil. Dan dapatmengetahui risiko hamil pada 4 T (Ibu hamil pada usia terlalu tua, terlalu muda, terlalu dekat, danterlalu banyak).