Krismadinata
Departemen Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Padang

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Rancang Bangun Sistem Monitoring PLTS Off-Grid Berbasis IoT Tezar Dano Lorobezy; Krismadinata
MSI Transaction on Education Vol 4 No 2 (2023): MSI Transaction on Education
Publisher : Minangkabau Scholar Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46574/mted.v4i2.111

Abstract

Pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) merupakan salah satu sistem alternatif yang berasal dari energi matahari yang dapat digunakan untuk mensuplai kebutuhan energi listrik rumah tangga. Saat ini, kebanyakan sistem monitoring energi PLTS hanya bisa diakses dari area pembangkit saja. Oleh sebab itu penelitian ini mencoba membuat sistem monitoring realtime melalui Internet of Things (IoT). Penelitian R&D ini melibatkan beberapa komponen antara lain mikrokontroller Arduino uno, ESP8266, Sensor tegangan DC, Sensor arus, Sensor PZEM-004T, Sensor DHT 11 dan Relay. Aplikasi Blynk memungkinkan informasi terhubung ke jaringan internet sehingga pengguna dapat memantau serta mengendalikan beban melalui smartphone atau laptop secara remote dan realtime. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sistem monitoring dan kendali beban dapat bekerja dengan baik. Solar power generation (PLTS) is one of the alternative systems derived from solar energy that can be utilized to supply the electricity needs of households. Currently, most PLTS energy monitoring systems can only be accessed from the generation area. Therefore, this research attempts to create a real-time monitoring system through the Internet of Things (IoT). This Research and Development (R&D) study involves several components, including the Arduino Uno microcontroller, ESP8266, DC voltage sensor, current sensor, PZEM-004T sensor, DHT 11 sensor, and relay. The Blynk application enables information to be connected to the internet, allowing users to monitor and control loads remotely and in real-time through smartphones or laptops. The results of this research indicate that the monitoring and load control system can work effectively.
Rancang Bangun Kendali Fuzzy Logic untuk Tegangan Keluaran Buck Converter Ahmad Sabdi; Krismadinata
MSI Transaction on Education Vol 4 No 2 (2023): MSI Transaction on Education
Publisher : Minangkabau Scholar Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46574/mted.v4i2.114

Abstract

Buck converter merupakan salah satu jenis konverter DC-DC yang sangat berguna dalam mengubah tegangan DC tinggi menjadi tegangan DC yang lebih rendah. Hal ini menjadi kritis dalam sistem elektronika modern yang memerlukan tegangan yang lebih rendah untuk berbagai komponen seperti mikrokontroler, sensor, dan perangkat lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem kendali tegangan keluaran pada buck converter dengan menggunakan metode fuzzy logic dan GUI MATLAB. Dengan adanya penggunaan metode fuzzy logic, buck converter dapat beradaptasi dengan baik terhadap perubahan beban dan fluktuasi sumber tegangan masukan, sehingga menghasilkan tegangan keluaran yang lebih responsif dan stabil. Kemudian, dengan kehadiran GUI MATLAB, hal ini akan mempermudah pengguna dalam melakukan pengontrolan sistem atau aplikasi dengan cara yang lebih efisien dan mengontrol tegangan keluaran buck converter sesuai dengan kebutuhan aplikasi yang beragam. The buck converter is one type of DC-DC converter that is highly useful in transforming high DC voltage into lower DC voltage. This is crucial in modern electronic systems that require lower voltage for various components such as microcontrollers, sensors, and other devices. This research aims to design and implement an output voltage control system for the buck converter using fuzzy logic methods and a MATLAB GUI. By employing the fuzzy logic method, the buck converter can adapt well to load variations and input voltage source fluctuations, resulting in a more responsive and stable output voltage. Additionally, with the presence of the MATLAB GUI, this will facilitate users in efficiently controlling the system or application, allowing them to control the output voltage of the buck converter according to diverse application requirements.
Prototipe Emulator Panel Surya Menggunakan Buck Converter Berbasis Arduino dan Graphical User Interface Matlab Silvi Anggraini; Krismadinata
MSI Transaction on Education Vol 4 No 2 (2023): MSI Transaction on Education
Publisher : Minangkabau Scholar Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46574/mted.v4i2.115

Abstract

Tulisan ini membahas perancangan perangkat keras emulator sel surya, memonitoring keluaran emulator menggunakan MATLAB GUI, dan membandingkan karakteristik hasil pengukuran langsung dengan karakteristik hasil simulasi untuk mengetahui unjuk kerja sistem panel surya. Emulator panel surya ini akan dimodelkan dengan persamaan matematis di Arduino Uno dengan menginputkan nilai iradiasi, suhu, arus dan tegangan keluaran buck converter yang diberikan sebagai umpan balik dan menghasilkan arus referensi yang kemudian dibandingkan dengan arus keluaran buck converter dimana kesalahan perbandingan akan di kontrol oleh kendali PID. Hasil uji coba dengan hardware emulator sel surya menunjukkan karakteristik yang mirip dengan modul Solkar 36, dengan tingkat kesalahan rerata sekitar 5,16% untuk daya maksimum, 2,08% untuk arus short circuit, dan 0,28% untuk tegangan open circuit. Penurunan nilai iradiasi mengakibatkan penurunan rata-rata pada arus short circuit, tegangan open circuit, dan daya maksimum sekitar 0,761 A, 0,558 V, dan 17,034 W. Selain itu, rata-rata penurunan Voc dan daya maksimum akibat kenaikan suhu 10 ºC yaitu 0,26 V dan 1,11182 W, sedangkan Isc mengalami peningkatan sekitar 0,015 A. This study discusses the hardware design of a solar cell emulator, monitoring the emulator's output using a MATLAB GUI, and comparing the characteristics of direct measurements with the characteristics of simulation results to determine the solar panel system's performance. This solar panel emulator will be modeled with mathematical equations on an Arduino Uno by inputting values such as irradiance, temperature, current, and output voltage of the buck converter as feedback and generating a reference current, which is then compared with the buck converter's output current. The comparison error will be controlled by a PID controller. Experimental results with the solar cell emulator hardware show characteristics similar to the Solkar 36 module, with an average error rate of about 5.16% for maximum power, 2.08% for short-circuit current, and 0.28% for open-circuit voltage. A decrease in irradiance results in an average decrease in short-circuit current, open-circuit voltage, and maximum power by about 0.761 A, 0.558 V, and 17.034 W, respectively. In addition, the average decrease in Voc and maximum power due to a 10 ºC temperature increase is 0.26 V and 1.11182 W, while Isc increases by approximately 0.015 A.