Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh struktur modal, likuiditas, perputaran aset, ukuran perusahaan, dan pertumbuhan penjualan terhadap kinerja keuangan perusahaan sektor transportasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2023–2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif serta memanfaatkan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan. Sampel penelitian terdiri atas 48 observasi yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda setelah melalui analisis statistik deskriptif dan uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perputaran aset dan ukuran perusahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan. Sementara itu, struktur modal, likuiditas, dan pertumbuhan penjualan tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan. Secara simultan, struktur modal, likuiditas, perputaran aset, ukuran perusahaan, dan pertumbuhan penjualan berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan. Temuan tersebut menunjukkan bahwa efisiensi pemanfaatan aset dan ukuran perusahaan merupakan faktor yang lebih dominan dalam meningkatkan kinerja keuangan dibandingkan struktur modal, likuiditas, dan pertumbuhan penjualan. Oleh karena itu, perusahaan perlu mengoptimalkan pengelolaan aset dan memperkuat kapasitas operasional untuk meningkatkan kinerja keuangannya.