Stunting merupakan kondisi kronis pada balita yang menggambarkan terhambatnya pertumbuhan tubuh karena kekurangan zat gizi dalam jangka Panjang. Faktor yang mempengaruhi kejadian stunting salah satunya yaitu kurangnya akses keluarga ke makanan bergizi. Berdasarkan hasil SSGI prevalensi stunting kota kediri tahun 2022 sebesar 14,3% sementara target yang ditetapkan adalah 9,2%, artinya prevalensi stunting di kota kediri belum sesuai target. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh Pendidikan Kesehatan tentang stunting dengan media booklet “gizi penting cegah stunting menuju gizi tepat anak sehat” terhadap pengetahuan ibu balita di kelurahan pesantren tahun 2025. Penelitian ini menggunakan Pre Experimen dengan rancangan One group pre-post test desain. Sampel dalam penelitian ini adalah 23 responden diambil dengan menggunakan teknik simple random sampling. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed-Rank Test. Instrument penelitian yang digunakan adalah lembar kuesioner. Hasil analisis data sebelum diberikan pendidikan kesehatan tentang stunting didapatkan pengetahuan ibu balita dengan kategori cukup yaitu 18 responden (78,3%), dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan didapatkan 23 (100%) pengetahuan ibu balita dengan kategori baik. Berdasarkan hasil uji statistic yang dilakukan dengan uji Wilcoxon dengan SPSS menunjukkan nilai signifikansi p value = 0,000 atau tingkat signifikan < 0,05, maka H0 ditolak H1 diterima. Hal ini berarti terdapat pengaruh pendidikan kesehatan tentang stunting terhadap pengetahuan melalui media booklet pada ibu balita di kelurahan pesantren tahun 2025. Diharapkan dapat digunakan sebagai informasi tambahan pengetahuan dan dapat dijadikan tolak ukur mengenai pentingnya pendidikan kesehatan tentang stunting terhadap pengetahuan ibu balita.