Mardiah
STIT Al-Washliyah Binjai

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENDAMPINGAN BACA TULIS AL-QURAN UNTUK MEMBENTUK MASYARAKAT YANG BERJIWA ISLAMI DAN QUR'ANI DI DESA BLANKAHAN KABUPATEN LANGKAT Mardiah; Sanggul Maharani Yessa; Syamsiah Nasution; Irhamuddin Siregar; Hadi Siswoyo
Kreasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2022): Kreasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Perkumpulan Pendidikan Islam Anak Usia Dini Wilayah Sumatera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51529/kjpm.v2i2.463

Abstract

This activity aims to provide assistance to the community and children of Blankahan village in an effort to form a society with an Islamic and Qur'anic spirit. The weak knowledge of reading and writing the Koran among children in Blankahan village, Dusun V, Kuala District, Langkat Regency, is a concern for STIT Al Washliyah Binjai lecturers who are carrying out PkM activities in the village. Apart from that, the lack of teaching staff who can teach reading and writing the Koran has resulted in a lack of ability to read and write the Koran among children in the village. Learning to read the Koran must be done from an early age as a provision for life in this world and the afterlife. The efforts made are by carrying out learning activities to read and write the Koran which are carried out regularly. Activities are carried out by involving the community in the surrounding environment.
PEMBELAJARAN BERBASIS LITERASI SAINS PADA ANAK USIA DINI Mardiah
Jurnal Embun Fitrah Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 1 No. 2 (2025): Edisi Juli-Desember 2025
Publisher : STIT al-Washliyah Binjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Literasi sains sangat penting karena merupakan dasar utama dalam mempersiapkan anak usia dini untuk menghadapi tantangan era modern. Literasi sains juga merupakan salah satu kompetensi kunci yang dibutuhkan di abad ke-21 yang mencakup pemahaman konsep ilmiah, kemampuan berpikir kritis, serta penerapan sains dalam kehidupan sehari-hari. Peran literasi sains tidak hanya untuk membantu anak lebih siap dalam menghadapi masa depan, tetapi juga untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam memecahkan berbagai masalah melalui pemikiran ilmiah. Peran teknologi, seperti aplikasi edukatif dan video interaktif, untuk mendukung pembelajaran berbasis literasi sains tidak hanya membuat pembelajaran menjadi lebih menarik, tetapi juga membantu anak memahami konsep sains secara visual dan praktis, sehingga meningkatkan daya tarik sains bagi anak dan menjadikan pembelajaran menjadi lebih bermakna.