Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Mengurai Kompleksitas Harga Pokok Produksi: Pendekatan Full Costing untuk Efisiensi Harga Jual Tanta Hilmawan; M. Azie Azizman Nafis; Achmad Wicaksono
Nusantara Entrepreneurship and Management Review Vol. 2 No. 1 (2024): Nusantara Entrepreneurship and Management Review
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/nemr.v1i2.1178

Abstract

Perhitungan harga pokok produksi berdasarkan metode full costing lebih tepat dan akurat. Oleh karena itu, metode full costing memasukkan seluruh komponen biaya yang digunakan dengan detail untuk proses produksi. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis perbandingan perhitungan harga pokok produksi dengan metode full costing dan perhitungan harga pokok produksi UMKM Mie Gobyos. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa perhitungan harga pokok produksi berdasarkan metode full costing menunjukkan angka yang lebih tinggi dari perhitungan harga pokok produksi berdasarkan metode UMKM Mie Gobyos. Harga pokok produksi dengan menggunakan metode full costing sebesar Rp 19.293,-. Sedangkan untuk hasil perhitungan dengan menggunakan metode UMKM Mie Gobyos sebesar Rp 13.976,-. Hal ini disebabkan UMKM Mie Gobyos hanya memasukkan biaya bahan baku saja, biaya sewa dan biaya overhead listrik saja dan tidak memasukkan biaya bahan baku lainnya seperti biaya karyawan, biaya produksi. Calculating the cost of goods manufactured based on the complete costing method is more precise and accurate. Therefore, the whole costing method includes all components used in detail for the production process. This study aims to compare the cost of goods produced using the complete costing method and the calculation of the cost of goods produced by UMKM Mie Gobyos. The results showed that the calculation of the cost of goods produced based on the complete costing method showed a higher figure than the calculation of the cost of goods produced based on the UMKM Mie Gobyos method. The cost of goods produced using the complete costing method is Rp 19,293. Meanwhile, the calculation results using the UMKM Mie Gobyos method amounted to IDR 13,976. This is because UMKM Mie Gobyos only includes raw material costs, rental costs and electricity overhead costs and does not include other raw material costs such as employee or production costs.
ANALISIS EFEKTIVITAS PENGENDALIAN INTERNAL DALAM MENERAPKAN PEMBERIAN PINJAMAN PADA KOPERASI WANITA DAHLIA DUKUHSARI, JABON, SIDOARJO Tanta Hilmawan; Chairil Anwar; Dian Fahriani; Achmad Wicaksono
Jurnal Akuntansi dan Bisnis Krisnadwipayana Vol 12 No 1 (2025): JURNAL AKUNTANSI DAN BISNIS KRISNADWIPAYANA
Publisher : Program Studi Magister Manajemen Universitas Krisnadwipayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35137/jabk.v12i1.165

Abstract

Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan prosedur pemberian pinjaman dan efektivitas pengendalian internal dalam menerapkan pemberian pinjaman pada Koperasi Wanita Dahlia Dukuhsari, Jabon, Sidoarjo. Jenis penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk menganalisis guna membandingkan pengendalian internal dalam pemberian pinjaman yang diterapkan Koperasi Wanita Dahlia dengan pengendalian internal menurut COSO Framework. Metode pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan teknik wawancara dan observasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan prosedur pemberian pinjaman sudah dilakukan dengan baik karena sudah sesuai dengan SOP pemberian pinjaman pada Koperasi Wanita Dahlia. Penerapan pengendalian internal dalam pemberian pinjaman pada Koperasi Wanita Dahlia dan menurut COSO Framework berupa komponen lingkungan pengendalian, pertimbangan risiko, informasi dan komunikasi telah dilaksanakan secara efektif tetapi untuk komponen kegiatan pengendalian dan pemantauan masih belum efektif dikarenakan persyaratan dokumen dalam pemberian pinjaman hanya berupa fotokopi KTP, pelaksanaan audit hanya audit eksernal tidak adanya audit internal dan tidak adanya pemantauan terhadap dana pinjaman yang sudah diberikan. Kata Kunci: Koperasi; Pengendalian Internal; Pinjaman