Herma Diana
Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Prodi Manajemen, Universitas Lembah Dempo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Penyelesaian Sengketa Internasional Wilayah Kepulauan Indonesia (Studi Kasus Kepulauan Natuna, Sipadan dan Ligitan ) Herma Diana; Mastriati Hermala Dewi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbankan Syariah (JIMPA) Vol 4 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbankan Syariah (JIMPA) - Maret 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (STEBIS) Indo Global Mandiri Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36908/jimpa.v4i1.371

Abstract

Laut territorial, perairan kepilauan dan perairan pedalaman merupakan wilayah perairan Indonesia. Penulisan ini bertujuan untuk mengetahui cara penyelesaian sengketa wilyah perairan. Sengkerta wilayah perairan biasanya dilatarbelakangi oleh batas-batas wilayah perairan dengan suatu negara sehingga menjadi masalah yang kadang tidak dapat di hindarkan . Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan yuridis normatif. Hasil penelitian ini adalah memberikan alternatif penyelesaian sengketa wilaya perairan dengan berbagai cara yaitu; arbitrase, mediasi, konsiliasi, penyelesian yudicial dan lain sebagainya. Ekplorasi dan ekspoitasi atas sumber daya alam termasuk laut lepas merupakan pemacu terjadinya sengketa wilayah perairan diantaranya wilayah perairan kepulauan Natuna antara Indonesia dan China dilihat dari Zona Ekonomi Eksklusif ( ZEE) 12 mil laut diukur dari garis pangkal kepulauan Indonesia. Posisi Indonesia lebih menguntungkan di banding China dan wilayah perairan kepulauan dan sengketa wilayah perairan Kepulauan Sipadan dan Ligitan di perbatasan Kalimantan Timur tepatnya selat makasar yang pada tahun 1967 melalui Mahkamah Internasional sengketa tersebut dimenangkan oleh Malaysia