Lilis Andarwati
LPB Bahasa Arab STAIN Kediri

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

SUFISME PERKOTAAN DAN PEDESAAN DI ERA MODERNISASI DAN SEKULARISASI Lilis Andarwati
UNIVERSUM: Jurnal Keislaman dan Kebudayaan Vol. 10 No. 01 (2016): Januari 2016
Publisher : LPPM IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/universum.v10i01.746

Abstract

Islam membebaskan penganutnya membuat pilihan kelompok dalam pencarian kebenaran identitasnya di dunia. Fenomena ketertarikan masyarakat kota dan pedesaan terhadap agama Islam lebih terlihat. Tulisan ini menguraikan bahwa Sufisme atau dzikir (wirid) dilaksanakan sebagai bentuk doktrin, pemahaman, dan praktek keagamaan individu dengan tujuan pembersihan diri, untuk mencapai kedekatan kepada Tuhan (khaliq). Sufisme perkotaan cenderung membawa kedamaian pikiran, kegembiraan, kesembuhan, dan kepuasan. Sufisme perkotaan dikenal di era modern yang ditemukan di tengah pertemuan bisnis, dengan seragam dan dasi yang rapi. Sedangkan sufisme pedesaan hanya untuk menyembah Tuhan (khaliq) ditunjukkan dengan berbagai dzikir (wirid) yang dilakukan masyarakat pedesaan di era modernisasi dan sekularisasi yang semakin rasional dan sekuler.