Devita Prinanda
Jurusan Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Airlangga

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Shell dan The Movement for the Survival of the Ogoni People dalam Pelanggaran HAM di Nigeria Devita Prinanda
Jurnal Transformasi Global Vol. 4 No. 1 (2017): Transformasi Global (JTG)
Publisher : Department of International Relations, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/jtg.v4i1.67

Abstract

Konflik antara pemerintah Nigeria dan masyarakat melibatkan Shell yang dituduh menyokong pemerintah atas terjadinya pelanggaran HAM. Salah satunya dengan memberikan bantuan militer dan memfasilitasi mereka melakukan pembunuhan terhadap demonstran dan aktivis. Shell sebagai perusahaan multinasional atau MNC mempengaruhi dinamika konflik dalam suatu negara. Terlebih, MNC dapat berpihak pada salah satu pihak yang menguntungkan industrinya sehingga dapat menimbulkan pelanggaran HAM. Selanjutnya terbentuknya MOSOP yang merupakan gerakan di Nigeria yang menuntut negara dan MNC yang terlibat dalam kasus pelanggaran HAM di Nigeria. Tulisan ini akan membahas bagaimana MNC tersebut terlibat pada konflik di Nigeria.Kata kunci: MNC, Konflik, Pergerakan Sosial, Pelanggaran HAM, dan Pemerintah Nigeria