Ariyanti Kusumadewi
Politeknik Bhakti Kartini

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

GAMBARAN SISTEM PENGELOLAAN RANTAI DINGIN VAKSIN PADA TIGA RUMAH SAKIT DI WILAYAH JAKARTA TIMUR TAHUN 2019 Ariyanti Kusumadewi; Marthaluzy Carina Widiati
PHRASE (Pharmaceutical Science) Journal Vol 3, No 1 (2023): Pharmaceutical Science Journal Vol 3 No 1, 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Widya Dharma Husada Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52031/phrase.v3i1.473

Abstract

Keberhasilan imunisasi tergantung dari kualitas vaksin yang digunakan. Rantai dingin vaksin merupakan sebuah lingkungan dengan suhu yang terkontrol dan dapat digunakan untuk memelihara pendistribusian vaksin dalam kondisi optimal. Penyimpangan dari kesalahan pengelolaan rantai dingin vaksin dapat mengakibatkan kerusakan vaksin, sehingga potensi vaksin akan berkurang atau bahkan hilang. Dalam penelitian ini akan diketahui sistem pengelolaan rantai dingin vaksin pada tiga  rumah sakit di wilayah Jakarta Timur bulan Juli tahun 2019. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Sumber data primer diambil dengan wawancara mendalam, sedangkan data sekunder berasal dari telaah dokumen serta pengamatan data pada tahun 2019. Pada penelitian ini akan diamati variabel  mana yang tidak sesuai dengan pedoman Vaccine Storage and Handling Toolkit (CDC 2014) seperti persyaratan petugas pengelola vaksin, distribusi, dan penyimpanan vaksin. Kesimpulan: sistem pengelolaan rantai dingin vaksin di tiga rumah sakit kecamatan di wilayah Jakarta Timur masih terdapat variabel yang tidak sesuai dengan pedoman Vaccine Storage and Handling Toolkit (CDC 2014). Saran: Diharapkan agar pihak rumah sakit selalu memperhatikan kualifikasi petugas, pendistribusian, dan penyimpanan agar dapat terus berfungsi dengan baik dalam menjaga kualitas mutu vaksin dalam pengelolaan rantai dingin vaksin berdasarkan pedoman CDC 2014.