Pendidikan jasmani merupakan media untuk mendorong perkembangan motorik, kemampuan fisik, pengetahuan dan penalaran, penghayatan nilai-nilai (sikap-mentalemosional dan sosial), serta pembiasaan pola hidup sehat yang bermuara untuk merangsang pertumbuhan dan perkembangan yang seimbang. Dari hasil analisis data siklusI dapat disimpulkan bahwa hasil belajar siswa dari tes hasil belajar I masih rendah. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK) atau Classroom Action Research menggunakan dua siklus atau sama dengan empat kali pertemuan. Adapun populasi dalam penelitian ini adalah seluruh jumlah siswa kelas X IPA 2 yang jumlahnya 37 orang. Sedangkan sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebut (Bahrun, S.,Alifah, S., Mulyono, S. 2018). Adapun sampel dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X IPA 2 yang berjumlah 37 orang, di mana siswa laki-laki sebanyak 10 orang dan siswa perempuan sebanyak 27 orang. Sampel ini diambil dengan menggunakan total sampling. Pada siklus ini guru menemukan beberapa kesulitan yang dialami siswa seperti yang disebutkan di atas. Untuk itu, maka perlu dilakukannya perbaikan tindakan untuk siklus II. Pembelajaran menggunakan media target ban yang disusun sedemikian rupa pada siklus I belum sesuai dengan yang diharapkan dan hasil belajar siswa juga masih rendah sehingga perlu dilakukan pengajaran kembali dengan menggunakan media target ban yang disusun berdasarkan kekurangan dan kesulitan-kesulitan yang terjadi selama siklus I sehingga memungkinkan peningkatan hasil belajar pada siklus II